Erlita Amsakar Resmi Dilantik Jadi Ketua DPD LASQI-NJ Kota Batam Periode 2026-2031

2 menit baca

Batam, Satujuang.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, resmi mengemban amanah baru.

Ia resmi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia Nahdlatul Jam’iyah (LASQI-NJ) Kota Batam masa bakti 2026–2031.

Process pengukuhan dan pelantikan pengurus baru tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LASQI Provinsi Kepulauan Riau, Yuniarni Pustoko Weni.

Kegiatan disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, pada Rabu (12/8/26).

Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya kepengurusan baru DPD LASQI-NJ Kota Batam di bawah nakhoda Erlita Amsakar.

Firmansyah berharap hadirnya kepengurusan periode 2026–2031 ini dapat semakin memperkuat peran strategis LASQI-NJ dalam menggembleng dan memfasilitasi kreativitas generasi muda di bidang seni Islami.

“Saya yakin dengan kepemimpinan dan kekompakan seluruh pengurus, LASQI-NJ Batam dapat semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Seni tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan moral, mempererat kebersamaan, serta menjaga nilai budaya dan keagamaan di tengah perkembangan zaman,” ujar Firmansyah.

Firmansyah menilai sosok Erlita Amsakar mampu membawa energi baru untuk melahirkan program-program yang adaptif, inovatif, serta menjangkau masyarakat luas hingga ke tingkat akar rumput.

Ia menegaskan bahwa LASQI-NJ memegang peranan penting dalam membentengi moral generasi muda melalui pendekatan seni dan budaya Islami.

“LASQI-NJ bukan sekadar wadah seni. Ada ruang untuk membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dekat dengan generasi muda,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Sekda Batam menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas seni guna membangun ekosistem seni Islami yang solid di Kota Batam.

Di tengah pesatnya pembangunan fisik Batam menuju kota modern yang berdaya saing, pembangunan mental dan spiritual masyarakat dianggap sama krusialnya.

“Batam terus berkembang menjadi kota modern dan berdaya saing. Namun, kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan karakter, budaya, dan spiritualitas juga menjadi bagian penting,” pungkas Firmansyah.

Melalui kepemimpinan baru ini, Pemkot Batam optimistis LASQI-NJ dapat melahirkan talenta-talenta seniman qasidah berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Batam di kancah regional maupun nasional. (NIP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *