Hukrim  

Edarkan Sabu, Warga Muara Tetap Ditangkap Satres Narkoba Polres Kaur

Satujuang.com, Bintuhan Jajaran Satuan reserse narkoba (Satres Narkoba) Polres Kaur berhasil meringkus salah satu pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu berinisial FE (36) warga Desa Muara tetap Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur. Saat akan melakukan transaksi didepan SPBU Kepala Pasar Kecamatan Kaur Selatan sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa (05/01/21).

“Tersangka kita amankan tadi malam (kemarin) disekitar SPBU Kepala Pasar karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu. Saat ini pelaku bersama barang bukti narkoba sudah kita amankan di Polres Kaur,”kata Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi agung Setyono S IK MH disampaikan Kasat resnarkoba AKP R Ginting S, SH.M.Si, Selasa (5/1).

Disampaikan AKP R Ginting S, terungkapnya penyalahgunaan narkoba itu setelah personilnya menerima informasi dari masyarakat bahwa akan adanya transaksi narkoba diwilayah hukum Polres Kaur.

Baca Juga :  Temuan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Musi

Mendapat informasi tersebut team Opsnal Sat narkoba Polres Kaur dibawah pimpinan kasat narkoba AKP R Ginting S. SH, didampingi Kanit Opsnal BRIPKA David Heswar dan Kanit Idik BRIPTU Iklal Oktobry melakukan pengintaian. Hasilnya pada pukul 00.30 WIB anggotanya mendapati ada indikasi mencurigakan dari terduga di halaman SPBU.

Baca Juga :  DPO 2 Bulan, Pelaku Curas Ditangkap Polres Rejang Lebong

“Kita sudah melakukan pengintaian selama beberapa jam dan langsung melakukan penyergapan, saat diamankan tanpa perlawanan dari tersangka,” terang Kasat.

Ditambahkan AKP R Ginting S, dimana saat dilakukan penggeledahan tim berhasil mengamankan satu orang terduga, dihalaman SPBU berikut barang bukti berupa dua paket diduga Narkotika jenis sabu dalam pelastik klip bening yang dimasukkan didalam kantong saku celana terduga.

Baca Juga :  Benny Irawan Menang Sengketa Melawan Bupati Rejang Lebong

Mendapat temuan itu selanjutnya terduga berikut barang bukti digelandang ke Mapolres Kaur untuk dilakukan proses lebih lanjut. Sayangnya sampai kemarin tersangka masih bungkam terkait dengan asal barang haram tersebut termasuk apakah sudah pernah di jual dengan orang lain.

“Indikasinya ingin melakukan transaksi jual beli, sehingga langsung kita amankan, akibat perbuatannya ini tersangka dapat kita jerat dengan pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman ancaman penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun,” pungkasnya. (Red)