Disnaker Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan Juru Masak Bersertifikasi BNSP

Satujuang, Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja telah menggelar Pelatihan Juru Masak Bersertifikasi BNSP untuk Perkuat Wisata Kuliner Lokal, bertempat di Cafe Sekar Pandan Kanigoro kabupaten Blitar, Kamis (7/8/25).

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar Nanang Adi Putranto menyampaikan, kegiatan SANG KAPTEN (Sertifikasi Angkatan Kerja Kompeten) merupakan perwujudan komiten peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Blitar melalui penyiapan tenaga kerja yang siap kerja dan tersertifikasi kompetensi dalam rangka mendukung upaya pemenuhan kebutuhan dunia kerja.

“Selaras dengan misi Kepala Daerah yang tertuang dalam rancangan RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2025 2029 yaitu pembangunan sumber daya manusia dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang inklusif, berakhlak, sehat jasmani dan rohani, berpendidikan yang baik, berdaya saing melalui pembangunan Keluarga Sejahtera dan optimalisasi potensi generasi muda yang siap menyongsong Indonesia Emas,” jelasnya.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, kegiatan Sang Kapten tahun 2025 dikemas dalam pola 3 in 1, Atau mengintegrasikan 3 hal elemen utama dalam satu kegiatan.

Diawali dengan pelaksanaan Pelatihan Vokasi yang dilakukan oleh Instruktur Lembaga Pelatihan Kerja, kemudian sertifikasi kompetensi BNSP yang dilakukan oleh Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),

“Dan terakhir tahapan Magang Kerja pada Dunia Usaha dan Industri (DUDI) yang terkait dengan program studi pelatihan,” ujarnya.

Nanang juga memaparkan, Kabupaten Blitar, sebagai sentral unggas terbesar di Jawa Timur, tidak hanya dikenal dengan volume produksinya, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan kuliner berbasis unggas.

Namun, besarnya potensi ini belum sebanding dengan kapasitas SDM dan standar kualitas produk olahan unggas yang tersedia saat ini,”paparnya.

“Oleh karena itu Pelatihan dan Uji Kompetensi menjadi elemen kunci dalam mendorong peningkatan kualitas, nilai tambah, dan daya saing produk kuliner unggas Blitar,” pungkasnya. (Herlina)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *