Jakarta, Satujuang.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau cerah sepanjang pekan ini, di tengah lesunya bursa saham global.
Hal ini karena terbebani oleh panasnya kembali tensi geopolitik AS-China dan masih hawkish-nya bank sentral Amerika Serikat (AS).
Sepanjang pekan ini, indeks bursa saham acuan Tanah Air tersebut menguat 0,82% secara point-to-point (ptp), lebih baik dari posisi pekan sebelumnya yang menguat 0,33%. Dengan ini, maka IHSG sudah menguat dalam dua pekan beruntun.
Namun pada perdagangan Jumat (8/7/23) kemarin, IHSG sayangnya ditutup melemah 0,6% ke posisi 6.716,46. Meski melemah, tetapi IHSG masih diperdagangkan di level psikologis 6.700 pada perdagangan sesi I hari ini.
Selama sepekan, nilai transaksi IHSG mencapai Rp37 triliun. Investor asing pun tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) mencapai Rp593,83 miliar di seluruh pasar sepanjang pekan ini.
Di saat IHSG menguat, sejumlah saham mampu menunjukkan kinerja cemerlang pada pekan ini.
Adapun Juara pekan ini adalah emiten jasa penyewaan alat berat yakni PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN), yang terbang 63,42% selama sepekan.
Selain saham SKRN, terdapat pula saham emiten produsen ban yang juga dimiliki oleh investor kawakan Lo Kheng Hong yakni PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) yang melejit 57,53% sepanjang pekan ini.(CNBC)











