Bengkulu – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan meluncurkan minyak goreng kemasan satu liter dengan merk MinyaKita.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Bengkulu, Yennita Syaiful memastikan MinyaKita yang baru diluncurkan oleh pemerintah itu belum bisa dinikmati oleh masyarakat Bengkulu dalam waktu dekat.
Sebab produk minyak goreng kemasan satu liter seharrga Rp 14 ribu itu baru menjangkau wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Yennita mengatakan, jika sudah saatnya melayani masyarakat di Provinsi Bengkulu, maka nanti akan ada pemberitahuan oleh produsen kepada para distributornya di Bengkulu. Lalu dari distributor menyalurkan ke para pengecer untuk dijual ke masyarakat.
Untuk mendapatkan MinyaKita, lanjut Yennita, semua prosesnya melalui aplikasi Peduli Lindungi yang diakses dengan NIK.
“Di aplikasi ini juga semua data distributor dan pengecer juga sudah diketahui. “Jadi kalau ada yang menjual di atas HET akan ketahuan,” ujar Yennita.
Yennita menambahkan, semua kalangan masyarakat termasuk PNS bisa membeli Minyak Kita ini. Hanya saja nantinya akan ada pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Jadi MinyaKita ini tidak bisa dibeli secara sembarangan. Tapi tergantung lagi ke masyarakat. Kalau mau dengan harga murah ya lewat Peduli Lindungi. Nanti tinggal tunjukkan saja barcode-nya,” kata Yennita.
Sementara itu salah seorang pedagang di Pasar Panorama Kota Bengkulu, Anton menyambut baik program MinyaKita tersebut. Bahkan ia menunggu ketersediaan minyak tersebut di Bengkulu.
Ia berharap program MinyaKita tersebut segera didistribusikan ke wilayah Provinsi Bengkulu guna membantu masyarakat di tengah harga minyak goreng yang masih tinggi.
Saat ini harga minyak goreng kemasan di Provinsi Bengkulu berkisar Rp20 ribu hingga Rp 26 ribu per liter.
Sementara untuk minyak goreng kemasan dua liter harganya mulai dari 45 ribu rupiah hingga 47 ribu rupiah.
Diketahui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan mengeluarkan produk minyak goreng MinyaKita dengan harga murah yakni 14 ribu rupiah per liter.
Program MinyaKita merupakan upaya pemerintah dalam menanggulangi polemik harga minyak goreng kemasan yang hingga saat ini harganya masih tinggi di pasaran. (rri/red)











