Bengkulu Tengah, Satujuang.com – Bagas Hadi (21), tewas setelah mandi di objek wisata Curug Embun Desa Laga Bungin Kecamatan Semidang Lagan Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).
Dari kronologis kejadian, bermula pada Kamis (12/5/22) sekira pukul 13.30 WB, korban mandi di lokasi wisata tersebut. Namun karena diduga tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam.
Hal ini di jelaskan Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, ia mengatakan korban merupakan mahasiswa yang sedang melaksanakan program “Kampus Mengajar”.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban bersama empat rekan mahasiswi serta empat siswa dan satu siswi SDN 27 Desa Taba Lagan, berangkat menuju lokasi wisata setelah selesai menjalankan program “Kampus Mengajar”.
Sesampai di lokasi, korban lantas mandi di sungainya, sementara rekan lainnya dan para siswa-siswi berfoto-foto dipinggir sungai.
Berselang 10 menit, rekan korban tidak melihat keberadaan korban dan hanya melihat semburan lumpur dari tengah sungai.
Rekan korban berkesimpulan bahwa korban tenggelam. Akhirnya, rekan korban menghubungi warga sekitar untuk mencari korban di sungai. Dan benar, korban berhasil ditemukan di sungai tersebut.
Korban lantas dibawa ke Puskesmas Desa Taba Lagan untuk kemudian dirujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu, namun nyawa korban tidak tertolong lagi.
“Sekira pukul 14.30 WIB, korban menghembuskan navas terakhir. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka,” terang Kabid Humas.
Atas permintaan keluarga, jenazah korban dibawa menuju ke Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung dengan menggunakan Ambulance milik rumah sakit RSMY guna dimakamkan.
Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan Visum maupun Autopsi terhadap korban karena berkeyakinan kejadian murni musibah dikarenakan korban memang tidak bisa berenang sejak kecil. (Tribrata)











