Sekda Firmansyah Buka Pelatihan Desain Kemasan, Dorong IKM Batam Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

2 menit baca

Batam, Satujuang.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka secara resmi Pelatihan Desain Kemasan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Kamis (18/6/26).

Kegiatan taktis ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mendongkrak daya saing produk lokal lewat pembenahan kualitas kemasan serta penetapan strategi branding yang jauh lebih memikat.

Dalam arahannya, Firmansyah menggarisbawahi bahwa kemasan bukan lagi sekadar pembungkus pelindung, melainkan instrumen vital penentu daya tarik produk di mata konsumen modern.

Di era digital saat ini, konsumen tidak hanya membeli fungsi dari produk, melainkan turut membeli kualitas, kepercayaan, pengalaman, hingga narasi cerita (storytelling) yang melekat padanya.

“Kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat identitas usaha, memperluas akses pasar, bahkan membuka peluang untuk menembus pasar nasional maupun global,” cetus Firmansyah secara lugas.

Ia memacu para pelaku IKM di Kota Batam untuk tidak lelah berinovasi, konsisten menaikkan standar mutu produk, jeli memanfaatkan teknologi digital, serta konsisten membangun fondasi branding yang kokoh.

Langkah-langkah strategis ini dinilai menjadi tameng utama agar produk lokal mampu memenangkan persaingan di pasar yang kian kompetitif dan dinamis.

Firmansyah juga menegaskan komitmen penuh Pemko Batam dalam menopang ekosistem IKM dari hulu ke hilir.

Dukungan tersebut dikonkretkan melalui rentetan program pembinaan berkala, pelatihan keahlian, fasilitasi promosi skala besar, simplifikasi izin usaha, hingga perluasan akses pembiayaan modal kerja.

“Pemerintah Kota Batam akan terus hadir mendampingi pelaku usaha agar IKM dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tegasnya.

Di samping itu, Sekda Batam turut mengapresiasi dukungan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau yang ikut andil memberikan sosialisasi penting terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi perlindungan merek lokal.

Sinergi positif juga terjalin bersama Bank Sumut dalam memberikan edukasi seputar program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai alternatif solusi permodalan IKM.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gufron, melaporkan bahwa agenda pelatihan intensif yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh 200 pelaku IKM terpilih di Kota Batam.

Guna memastikan transfer ilmu berjalan optimal, pelatihan ini menghadirkan barisan narasumber kompeten, di antaranya Thomas Anton Christian Tarigan dari Bank Sumut Cabang Batam, serta duet praktisi Bagustian Iskandar dan Meyani Kristina Ningrum yang mengupas tuntas materi desain kemasan produk aplikatif.

Lewat stimulan pelatihan ini, para pelaku IKM di Kota Batam dibidik mampu merevolusi tampilan visual produk mereka agar lebih atraktif, berkarakter kuat, dan memiliki nilai jual tinggi yang siap bersaing di pasar domestik maupun mancanegara. (NIP/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *