PHHI Bravo Mawar Hijau Desak Audiensi dengan Bupati Tegal

2 menit baca

Satujuang, Tegal – Organisasi lingkungan Pengayom Hayati Hijau Indonesia (PHHI) Bravo Mawar Hijau resmi mengajukan surat permohonan audiensi kepada Bupati Tegal, Kamis (4/9/25).

Surat bernomor 15/DPN-PHHI-BMH/IX/2025 yang tertanggal 3 September 2025 itu berisi sejumlah isu strategis yang di nilai penting untuk segera mendapat perhatian pemerintah daerah.

Dalam surat yang di tandatangani Ketua Umum PHHI, Daryanto, organisasi tersebut menggaris bawahi enam poin utama. Beberapa di antaranya adalah:

Perlunya sinergi antara PHHI dan Pemkab Tegal dalam mengatasi persoalan sampah serta menjaga kelestarian lingkungan.

Pendampingan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.

Aktivitas pertambangan di bantaran Sungai Kaligung yang di sebut merusak area resapan air Gunung Slamet, sehingga berpotensi menimbulkan banjir di Pantura serta longsor di sekitar aliran Sungai Gung.

Kejelasan status Desa Blabad yang sebelumnya di bebaskan untuk pembangunan Waduk Cacaban.

“Kami berharap bisa bertemu langsung dengan Bupati Tegal untuk membicarakan isu lingkungan yang kian mendesak. Aktivitas pertambangan yang tidak terkendali jelas berdampak pada kerusakan alam dan membahayakan masyarakat,” demikian isi surat yang juga di tembuskan ke KLHK, BBWS Pemali Juana, DPRD Tegal, hingga aparat penegak hukum.

PHHI menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah di bidang lingkungan, sepanjang berorientasi pada keberlanjutan.

Kini, publik menantikan langkah Bupati Tegal dalam menanggapi permintaan audiensi tersebut, mengingat isu yang di soroti menyangkut keselamatan warga serta kelestarian ekosistem daerah. (Hera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *