Jakarta– Saham PT Waskita Karya (WSKT) anjlok 6,09 persen usai Kejagung menetapkan Dirutnya sebagai tersangka dugaan korupsi fasilitas pembiayaan perbankan.
Saham WSKT anjlok ke posisi Rp216 per lembar saham pada perdagangan Selasa (2/5/23) pukul 13.41 WIB.
Adapun pada awal pembukaan bursa, saham emiten sektor jasa konstruksi, industri, real estat dan perdagangan itu berada di level 230.
Sementara nilai transaksi saham WSKT mencapai Rp5,83 miliar dengan volume transaksi mencapai 27,02 miliar lembar saham.
Total frekuensi perdagangan saham mencapai 2.429 kali.
Sedangkan, kapitalisasi pasar (market cap) saham WSKT menyentuh Rp6,22 triliun.
Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono (DES) kini telah ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung selama 20 hari ke depan hingga 17 Mei mendatang.
Dalam perkara ini, DES diduga telah melawan hukum dengan memerintahkan dan menyetujui pencairan dana Supply Chain Financing (SCF) menggunakan dokumen palsu.
Dokumen itu kemudian digunakan untuk membayar utang-utang perusahaan yang diakibatkan oleh pencairan pembayaran proyek-proyek pekerjaan fiktif.
DES disangkakan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Pihak WSKT menyatakan akan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh Kejagung tersebut. (red)











