Bengkulu – Ramai soal wakil Putri Indonesia Bengkulu 2023, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu akhirnya berikan penjelasan, Senin (17/4/23).
“Provinsi Bengkulu tidak memegang lisensi, jadi kita tidak berhak sama sekali untuk mengirim wakil melalui jalur seleksi,” jelas Lidya, selaku pihak Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu.
Hanya bisa melalui audisi atau melalui handpick yang syarat dan ketentuannya pun seluruhnya menjadi kewenangan Yayasan Puteri Indonesia (YPI).
Bahkan, soal jadwal pelaksanaan pun, pihak YPI menginfokan di media sosial milik mereka secara resmi untuk mendaftar langsung kepada mereka.
“Ada dua syarat dan ketentuan pemilihan, mencakup kriteria garis keturunan dan tempat tinggal di Bengkulu. Jadi si Della ini masih punya keturunan darah Bengkulu dari neneknya yang berasal dari Ujan Mas Kepahiang,” imbuh Lidya.
Secara terbuka, Lidya membeberkan bahwa provinsi Bengkulu belum bisa memberikan support dalam bentuk dana kepada Della, karena keterbatasan dana.
Dukungan yang dapat diberikan Dinas Pariwisata hanya sebatas menggelar audiensi, untuk mempublikasikan bahwa Della adalah wakil dari Bengkulu.
Bahkan untuk pembuatan video profil yang akan digunakan dalam gelaran Puteri Indonesia pun, dikatakan Lidya, Della menggunakan biaya sendiri.
“Masa iya, hanya sekadar ucapan dukungan kepada Della yang membawa nama Bengkulu, dalam video profile yang akan diperkenalkan juga menyebut nama Bengkulu, secara tidak langsung sudah mengenalkan Bengkulu di Kancah nasional, masa tidak kita support,” tutupnya.











