Tahapan Pilkades Lebong Dimulai, 10 Desa Bakal Gunakan Coblos Elektronik

2 menit baca

Lebong, Satujuang.com – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades Lebong) mulai dilaksanakan. Sebanyak 10 desa direncanakan menjadi lokasi percontohan coblos elektronik pada Pilkades serentak tahun ini.

Launching tahapan Pilkades serentak tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lebong, H. Azhari, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Lebong, Selasa (8/9/26).

Pelaksanaan Pilkades tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan pemilihan sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Lebong akan menerapkan metode coblos elektronik di 10 desa sebagai langkah awal penggunaan teknologi dalam proses pemilihan kepala desa.

Bupati Lebong, H. Azhari, menjelaskan penerapan metode elektronik tersebut akan diprioritaskan di desa yang memiliki jaringan internet cukup baik.

Karena ini menggunakan fasilitas internet, sebagai percontohan kita akan melakukannya di daerah yang sinyalnya bagus,” kata Azhari.

Menurutnya, desa yang menjadi lokasi penerapan coblos elektronik berada di sekitar pusat kota. Khususnya desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Lebong Utara dan sekitarnya.

Azhari juga meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berperan aktif dalam seluruh tahapan Pilkades. BPD diminta menjaga netralitas dan tidak membawa kepentingan pribadi maupun golongan.

“BPD harus netral dan tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan. Kalau ada anggota BPD yang ikut mencalonkan diri sebagai kepala desa, harus mengundurkan diri,” tegasnya.

Selain itu, Bupati meminta seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan hingga pelaksanaan Pilkades berlangsung.

Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Pilkades merupakan tanggung jawab bersama.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Keberhasilan Pilkades ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan Pilkades serentak. Ia berharap kerja sama tersebut terus terjaga hingga seluruh tahapan selesai.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lebong, Heru Dana Putra, membenarkan adanya penerapan metode coblos elektronik tersebut.

“Ya, ada 10 desa yang ikut coblos elektronik,” singkat Heru.

Penerapan coblos elektronik di 10 desa tersebut menjadi salah satu langkah baru dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Lebong. Pemerintah daerah berharap metode tersebut dapat berjalan dengan baik sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan pemilihan desa berbasis teknologi ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *