Satujuang, Kaur- Bupati Kaur Gusril Pausi melakukan sidak pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), Ia optimis masalah mati lampu di daerahnya akan berakhir pada tahun 2026.
Pembangunan Gardu Induk atau SUTT di Kabupaten Kaur kini telah memasuki tahap penyelesaian, dengan pemasangan tapak tower yang sempat terkendala kini sudah dibebaskan dan pemasangan kabel telah selesai.
Pihak PLN Rayon Bintuhan menjelaskan, sebelum adanya SUTT ini, Kabupaten Kaur hanya memiliki dua gardu penyuling, yakni Gurita dan Laguna.
Setelah SUTT ini rampung, akan ada enam gardu baru yang nama-namanya diambil dari nama daerah di Kaur.
“Insya Allah, tahun 2026 nanti kita sudah tidak mengalami mati lampu seperti saat ini, SUTT ini akan meningkatkan pasokan energi di Kaur,” ujar Gusril Pausi saat wawancara dengan awak media, Sabtu (13/12/25).
Bupati Gusril mengapresiasi kerja keras PLN dan masyarakat Kaur yang telah mendukung pembangunan SUTT ini.
“Kami berharap, SUTT ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kaur,” imbuhnya.
Penyelesaian SUTT ini diharapkan dapat mendukung Kabupaten Kaur dalam menghadapi tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat Kaur sangat berharap dengan beroperasinya gardu SUTT yang sudah sampai ke gardu induk di Masuk Baru, keluhan mati lampu seperti tahun sebelumnya akan berkurang.
Mengingat di tahun sebelumnya, akibat mati lampu yang terlalu sering, para pelanggan PLN mengalami kerugian. (Adv/Bim)











