Satujuang- Pj Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi memantau titik-titik pos pelayanan Lebaran 2024 dan aliran pemudik di beberapa lokasi (dari Pantai Pasir Putih hingga sungai hitam),” Minggu (14/4/24).
Dilaksanakan bersama Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata, Asisten III Tony Elfian dan beberapa Kepala OPD dengan tujuan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran pelayanan bagi para wisatawan, baik lokal maupun luar kota yang berlibur ke Kota Bengkulu.
Pada kesempatan itu, Arif menekankan pentingnya koordinasi antara instansi dalam menghadapi arus lalulintas yang saat ini diprediksi sudah cukup tenang menjelang berakhirnya masa libur lebaran. Serta meminta para petugas di posko lebaran tetap siaga dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melintasi atau sedang berlibur ke Kota Bengkulu. Kerjasama yang baik antara instansi sangat penting untuk menjamin kelancaran aliran lalulintas dan keselamatan semua warga,” sampai Arif.
Pj Wali Kota juga mengingatkan kepada para pengunjung, terkhusus di kawasan wisata Pantai Panjang agar tak coba-coba mandi atau berenang di wilayah tersebut.
“Pantai ini rawan, sudah banyak yang jadi korban. Oleh karena itu, kami mohon dan mengimbau agar masyarakat tak coba-coba mandi di kawasan tersebut (Pantai Panjang),” imbaunya.
Sebelumnya pada Jumat (12/4), BPBD Kota Bengkulu bersama Stakeholder lainnya juga memberikan imbauan tegas terhadap masyarakat agar tak mandi di kawasan Pantai Panjang. Karena diprediksi animo masyarakat untuk berkunjung ke beberapa tempat wisata saat hari raya idulfitri 1445 Hijriah akan meningkat.
Imbauan disampaikan langsung Kepala BPBD Kota Bengkulu Will Hopi, yang ingin kejadian sebelumnya menjadi perhatian seluruh pihak, termasuk para wisatawan lokal ataupun luar daerah.
“Kami dari BPBD Kota Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu dan seluruh masyarakat yang berasal dari luar kota untuk tidak mandi di kawasan pantai panjang, mengingat pada bulan April ini cuaca ekstrem sedang menyelimuti Kota Bengkulu” imbau Will Hopi.
Will menyebut, para petugas dari BPBD bersama beberapa pihak terkait akan standby selama libur lebaran di kawasan wisata pantai panjang dan melakukan patroli serta menyampaikan imbauan larangan mandi secara masif. (Adv)











