Perkuat Publikasi Layanan hingga Pengawasan WNA, AMJ Bengkulu Gandeng Kanwil Imigrasi

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Bengkulu melangsungkan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Imigrasi Provinsi Bengkulu guna memperkuat sinergi publikasi dan penyebaran informasi keimigrasian, Rabu (16/9/26).

Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara insan pers dan instansi keimigrasian, khususnya dalam menjangkau edukasi publik mengenai keberadaan warga negara asing (WNA) hingga transparansi layanan paspor.

Kepala Kanwil Imigrasi Bengkulu, Doni Alfisyahrin, menyambut hangat jajaran pengurus AMJ Bengkulu serta menyatakan komitmennya untuk membuka akses kolaborasi keterbukaan informasi publik.

Menurut Doni, penyampaian kinerja dan regulasi keimigrasian yang akurat memerlukan saluran media massa yang bersentuhan langsung dengan denyut kehidupan masyarakat.

“Teman-teman media banyak berinteraksi langsung ke tengah masyarakat, sehingga kami perlu mensinergikan informasi terkait peran dan tugas Kantor Imigrasi, seperti keberadaan dan izin tinggal warga asing di Bengkulu,” ujar Doni.

Sementara itu, Ketua AMJ Bengkulu, Wibowo Susilo, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan jajaran Kanwil Imigrasi Bengkulu dalam merangkul jejaring media di daerah.

Wibowo membeberkan bahwa AMJ Bengkulu saat ini mengonsolidasikan sedikitnya 115 jaringan media daring (online) beserta kreator konten yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

“Kemitraan dengan Kanwil Imigrasi Bengkulu ini akan semakin memperkaya penyampaian informasi publik. Anggota kami tidak hanya mengelola media online, tetapi juga merupakan konten kreator yang memiliki banyak pengikut di media sosial,” terangnya.

Ia menambahkan, AMJ Bengkulu secara konsisten telah membangun kemitraan strategis dengan berbagai instansi vertikal lain di wilayah Bengkulu, di antaranya Kepolisian, Kejaksaan, hingga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Melalui kolaborasi ini, penyebaran informasi mengenai program keimigrasian diharapkan dapat tersaji secara cepat, akurat, dan edukatif melalui berbagai platform digital. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *