Hukrim  

Perkembangan Kasus Pengeroyokan, 5 Orang Ditahan

Satujuang.com, Bengkulu – Kasus pengeroyokan yang dialami oleh Jhon Alberth masih terus bergulir, kasus tersebut telah sampai pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi korban, yang dilaksanakan di Polres Kota Bengkulu, Jum’at (18/12/20).

Hal tersebut disampaikan oleh Kuasa Hukum korban, Bayu Purnomo Saputra SH yang ditemani oleh rekan kerjanya Andry Miko Tiyuza SH, Rio Cende Maha Putra SH dan M Tri Candra Rista SH.

“Tadi kami BPS & Partners selaku Kuasa Hukum mendampingi klien kami pak Jhon Alberth untuk BAP saksi korban, di Polres Kota Bengkulu,” ucap Bayu saat diwawancara.

Baca Juga :  Istri Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dilaporkan Diduga Selingkuh, Teman Makan Teman

Bayu mengatakan bahwa dari 20 orang yang ditangkap kemarin, ternyata baru 5 orang yang ditahan. Sisahnya masih menunggu bukti dan saksi tambahan.

“Dari 20 orang yang ditangkap, baru 5 orang yang ditahan, sisahnya masih menunggu bukti dan saksi tambahan untuk menguatkan, pendampingan tadi kita lakukan dari pukul 15.00 sampai 18.30 WIB,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Rohidin Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Bayu menambahkan, mereka selaku tim Kuasa Hukum korban sangat berharap kasus tersebut sesegera mungkin diproses.

“Semoga perkara ini cepat segera diproses dan sehingga klien kami segera mendapatkan keadilan”, pungkasnya.

Untuk diketahui, proses hukum ini merupakan lanjutan dari laporan dari istri korban ke Polres Kota Bengkulu dengan tanda bukti lapor nomor : LP/1484-B.1/XII/2020/Res Bkl, tanggal 15 Desember 2020.

Baca Juga :  Jalan Licin, Lakalantas Akibatkan Pengendara Motor Tewas

Dimana telah terjadi tindak kriminal pengeroyokan yang dilakukan oleh belasan orang yang diduga merupakan orang suruhan, kepada Jhon Alberth pada Selasa (15/12), pengeroyokan tersebut dilatar belakangi permasalahan sengketa lahan. (Aidan)