Pelepasan Prajurit Badak Hitam ke Papua, Ratna Dewi: Ketahanan Mental Sebagai Fondasi Keberhasilan Misi

Satujuang, Blitar – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Hj Ratna Dewi Nirwana Sari, menegaskan bahwa penugasan Operasi Prajurit Badak Hitam (Yonif 511/DY) ke Papua bukan sekadar tugas biasa, melainkan sebuah amanah, kehormatan, dan tanggung jawab besar.

Pernyataan ini disampaikannya saat melepas keberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Yonif 511/DY Pamtas RI–PNG Tahun 2025 di Lapangan Yonif 511/DY, Kota Blitar, Minggu malam.

Ratna Dewi menggarisbawahi pentingnya ketahanan mental sebagai fondasi keberhasilan misi.

“Mental tangguh harus menjadi lebih dari sekadar slogan; ia mesti menjadi sumber motivasi, refleksi, serta tekad untuk berkarya maksimal demi mendukung tugas TNI, khususnya Satgas Pamtas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para prajurit agar bijak menggunakan media sosial.

“Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk memperkuat semangat dan solidaritas prajurit di medan tugas,” tutur Ratna.

Terkait esensi tugas militer, Ratna menegaskan, “Tugas pokok kita adalah menjaga kedaulatan wilayah NKRI dan melindungi bangsa dari segala ancaman eksternal. Karena itu, prajurit dituntut memiliki mental baja untuk sukses dalam setiap operasi.”

Tak lupa, ia mendorong agar setiap anggota Satgas senantiasa memperkuat keimanan dan ketakwaan sesuai keyakinan masing‑masing. Menurutnya, perpaduan antara nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, militansi, serta kesehatan jasmani dan rohani merupakan pondasi prajurit modern.

Ratna Dewi juga menyoroti dimensi sosial penugasan di perbatasan.

“Tugas di wilayah perbatasan tak melulu soal operasi militer. Kita juga harus memberikan pengabdian sosial, membina masyarakat, serta menjaga stabilitas. Ini adalah wujud nyata dedikasi kepada bangsa dan negara,” jelasnya.

Sebagai patriot bangsa, lanjut Ratna, keberhasilan operasi Satgas Yonif 511/DY Pamtas RI–PNG adalah bukti pengabdian tertinggi demi tegaknya kedaulatan NKRI.

Ia pun mengimbau prajurit untuk tetap menghormati adat dan budaya setempat, menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat, serta berperan aktif dalam pembangunan lokal.

“Selamat bertugas kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 511/DY. Doa dan dukungan masyarakat Indonesia senantiasa menyertai kalian,” tutupnya. (Herlina/ADV)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *