Mas Ibin Hadiri Sarapan Nastar: Wujud Kometmen Kota Blitar Layak Anak

3 menit baca

Kota Blitar, Satujuang.com – Sarapan Nastar, sebuah singkatan yang cerdas dan mudah diingat, Saran dan Harapan Anak Kota Blitar, akronim ini sangat menarik perhatian, menjadi sebuah cerminan betapa pentingnya suara anak-anak kota Blitar, sebagai generasi penerus, bagi pembangunan dan kemajuan kota tercinta Kota Blitar.

Hal ini disampaikan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin yang akrab disapa Mas Ibin saat mengawali pidatonya dalam kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional ke 41 kota Blitar tahun 2025 yang di gelar oleh DP3AP2KB, bertempat di Balai Kusumo Wicitro Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (28/7/25)

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah kota Blitar yaitu menjadikan kota blitar sebagai kota layak anak, “jelas Mas Ibin mengawali pidatonya.

Lebih lanjut Mas Ibin mengatakan, sebuah status dan sebuah ikrar bahwa setiap kebijakan, setiap program, akan selalu berpihak pada hak-hak anak yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi.

“Saya berharap seluruh anak kota Blitar mampu bersekolah setinggi tingginya, dan kelak bisa mewujudkan cita-cita dan meningkatkan derajat keluarga,” tegasnya.

Dikatakan Mas Ibin, anak anak harus sekolah, tidak boleh ada yang tidak sekolah, tidak boleh ada yang putus sekolah, dan tidak boleh ada hambatan hambatan untuk anak berbahagia di sekolah.

“Kami berharap anak anak rajin belajar, menuntut ilmu setinggi mungkin, dan kelak bisa membahagiakan orang tua, dengan mencapai cita cita yang diinginkan,”tutur Mas Ibin.

Menurut Mas Ibin, salah satu isu aktual yang saat ini sedang marak adalah adanya bullying yang terjadi di sekolah oleh teman sebaya.

Ia berharap anak-anak Kota Blitar benar- benar bebas bullying, tidak menjadi korban dan tidak menjadi pelaku, karena hal ini bisa menimbulkan trauma untuk pergi ke sekolah.

“Sekolah – sekolah harus menjadi tempat yang aman, tempat yang nyaman, tempat yang membahagiakan anak untuk belajar dan mengembangkan seluruh bakat dan potensinya,” tandasnya.

Mas Ibin ingin memastikan bahwa Kota Blitar adalah rumah yang paling nyaman, aman, dan membahagiakan bagi setiap mimpi dan cita-cita anak anak semuanya.

Mas Ibin mengingatkan nantinya, khusus di kota Blitar bakal ada tim yang blusukan ke jalan-jalan dan tempat nongkrong favorit remaja utamanya pelajar.

Tim itu akan mencari pelajar khususnya, jika ada yang dipergoki, bakal ditindak dengan memanggil orang tuanya. ini merupakan salah satu cara agar menertibkan.

“Karena kami khawatir jika terlalu banyak di luar pada malam hari, keesokan harinya sekolahnya terganggu, seperti misalnya terlambat masuk ke sekolah,” jlentrehnya.

Pada kesempatan Sarapan Nastar Mas Ibin mengajak semua siswa yang hadir untuk tidak ragu menyampaikan segala uneg-uneg, saran, harapan, bahkan kritik sekalipun, karena setiap suara kalian adalah mutiara berharga bagi pemerintah kota Blitar.

“Setiap masukan akan kami dengarkan dengan seksama dan menjadi bahan pertimbangan penting dalam merumuskan kebijakan,” ungkapnya.

Mas Ibin meyakini, Kota yang layak anak adalah Kota yang dibangun bersama anak-anaknya, bukan hanya untuk anak anaknya. partisipasi aktif anak anak adalah kunci utama untuk mewujudkan kota Blitar menuju masa depan yang lebih sae.

“Saya bermimpi tentang kota Blitar yang nyaman untuk belajar di sekolah dan di luar sekolah, aman untuk bermain di setiap sudut taman dan jalanan, kreatif untuk berinovasi tanpa batas dan penuh kebahagiaan untuk tumbuh besar,di kota Blitar setiap anak harus merasa dihargai, dilindungi dari segala bentuk kekerasan, dan memiliki ruang yang luas untuk meraih impian tertinggi mereka,” tutupnya. (Herlina/ADV/kmf).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *