Komisi IV DPRD Bengkulu Pastikan Proposal SMAN 12 Kaur Masuk APBN 2026, Kawal Anggaran Pusat

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu memastikan proposal pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 12 Kaur telah diterima Kementerian Pendidikan.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH dalam kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/25).

Kunjungan Komisi IV ini guna memastikan dokumen usulan pembangunan SMAN 12 Kaur telah diterima dan tercatat resmi di Direktorat Jenderal Pendidikan Sekolah Menengah Atas.

“Kunjungan kami spesifik untuk memastikan proposal SMAN 12 Kaur benar-benar diterima dan masuk radar program pembangunan USB APBN 2026; ini aspirasi mendesak masyarakat yang harus kita kawal agar tidak hilang di tumpukan administrasi pusat,” tegas Usin di Jakarta.

Usin menambahkan, kebutuhan SMA di Kabupaten Kaur sangat mendesak karena keterbatasan akses pendidikan menengah atas, sehingga kehadiran sekolah baru diharapkan memperluas daya tampung dan pemerataan layanan pendidikan.

Selain fokus pada SMAN 12 Kaur, Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu juga berkonsultasi dan berkoordinasi mengenai Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan, yang memastikan Provinsi Bengkulu memperoleh kuota revitalisasi sarana dan prasarana untuk 32 sekolah tingkat SMA.

Usin menjelaskan bahwa seluruh sekolah di bawah kewenangan provinsi, termasuk SMA, SMK, dan SLB, telah mengajukan proposal revitalisasi, yang selanjutnya akan diverifikasi ketat oleh kementerian untuk menentukan prioritas penerima anggaran.

“Proses pengajuan sudah dilakukan semua sekolah, kementerian akan memverifikasi secara faktual untuk memastikan sekolah mana yang paling layak mendapatkan bantuan APBN,” jelasnya.

Komisi IV, lanjut Usin, berkomitmen mengawal dan mengawasi seluruh tahapan hingga penetapan anggaran di tingkat pusat.

“Kita ingin memastikan Bengkulu mendapatkan porsi anggaran yang layak dari APBN untuk memperbaiki sarana pendidikan; jangan sampai kualitas belajar mengajar kita tertinggal dibanding daerah lain,” pungkas politisi Partai Hanura, Bang Usin. (Adv/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *