Halaman Kantor Wali Kota Bengkulu Berubah Jadi Lautan Sampah, Sopir Protes Jalan TPA Rusak Parah

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Halaman Kantor Wali Kota Bengkulu di Kelurahan Bentiring mendadak berubah menjadi lautan sampah pada Selasa (27/1/26) akibat aksi protes para sopir mobil pengangkut sampah.

Aksi nekat ini menjadi puncak kekecewaan para sopir. Mereka memprotes kondisi jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang rusak parah dan menghambat operasional pengangkutan sampah.

Para sopir merasa bertaruh nyawa dan kendaraan di jalan yang tak layak, padahal kota menuntut mereka tetap bersih.

“Ini bukan sekadar protes, ini adalah luapan kekecewaan,” ungkap salah satu sopir.

Sementara itu, Dedy Wahyudi, Wali Kota Bengkulu, mengetahui aksi tersebut saat sedang fokus pada program jaminan kesehatan gratis BPJS bagi warga.

“Baru saja mendapat informasi mengenai aksi teman-teman sopir ini,” jelas Dedy Wahyudi.

Dedy Wahyudi mengakui kondisi TPA Bengkulu saat ini sudah penuh (overload) dan memiliki banyak persoalan teknis.

“Kita akui TPA kita sudah full (overload). Ada banyak persoalan teknis di sana,” jelas Dedy Wahyudi.

Ia menuturkan bahwa anggaran perluasan lahan TPA sebenarnya sudah disiapkan, namun terbentur waktu pada tahun anggaran sebelumnya.

Perbaikan infrastruktur TPA dijanjikan akan dimulai pada tahun 2026 ini.

Terkait kejadian hari ini, Dedy Wahyudi menyayangkan cara para sopir menyuarakan aspirasi dengan membuang sampah di halaman Kantor Wali Kota Bengkulu.

“Protes dengan membuang sampah di kantor pemerintah adalah sikap yang kurang bijak. Ini bukan cerminan semangat kita dalam membangun kota,” tegas Dedy Wahyudi.

Dedy Wahyudi mengajak semua pihak untuk berdiskusi dan bekerja sama.

“Mari kita bersatu memajukan kota ini dengan cara-cara yang lebih baik. Intinya kita butuh kerja sama, sama-sama bekerja,” tutup Dedy Wahyudi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *