Satujuang, Seluma- Kebijakan Kominfo Seluma untuk merekrut tenaga baru bahkan mengumumkannya di media sosial melukai hati honorer yang baru dirumahkan sejak 31 Desember 2025 lalu.
Perekrutan ini menimbulkan sorotan tajam karena larangan perekrutan honorer baru di lingkungan Pemda Seluma justru menjadi pertanyaan besar.
Diketahui Kominfo Seluma membuka sejumlah formasi pada Jumat, 23 Januari 2026.
Formasi tersebut meliputi tiga tenaga fotografer, dua tenaga teknis komputer, serta jasa layanan perorangan.
Jasa layanan perorangan mencakup satu cleaning service, satu penjaga malam, dan satu sopir.
Langkah ini dipertanyakan eks tenaga honorer yang sebelumnya dirumahkan dengan alasan penyesuaian regulasi dan keterbatasan anggaran.
Banyak dari mereka telah mengabdi bertahun-tahun namun harus kehilangan pekerjaan.
Pemerintah daerah sebelumnya menyatakan tidak lagi memperpanjang kontrak honorer, sekaligus memprioritaskan sistem outsourcing untuk posisi cleaning service, penjaga malam, dan sopir.
Dalam praktiknya, tenaga outsourcing tersebut juga diisi oleh honorer lama, namun dibukanya perekrutan jasa layanan perorangan dinilai berpotensi menggeser mereka.
“Sejak awal kami dirumahkan dengan alasan efisiensi dan aturan, tapi sekarang justru ada perekrutan baru,” jelas Yudi, salah seorang eks tenaga honorer, Selasa (27/1/26).
Yudi juga menyebut bahwa mereka tidak diberitahu untuk memasukkan lamaran baru, sementara pengumuman perekrutan justru muncul di Facebook.
Selain itu, perekrutan tenaga fotografer dan teknis komputer juga menjadi perhatian karena sebelumnya posisi tersebut banyak diisi honorer berpengalaman.
Hingga berita ini diterbitkan, Kominfo Seluma belum memberikan keterangan resmi terkait dasar kebijakan perekrutan tersebut.
Juga belum dijelaskan apakah eks tenaga honorer menjadi prioritas dalam perekrutan ini.
Masyarakat dan eks honorer berharap pemerintah daerah bersikap transparan dan konsisten agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan serta tetap menjunjung keadilan. (Da)











