Dewan Provinsi Minta Pelindo Libatkan PT Bimex

Anggota DPRD Provinsi Moch Gustiadi

Bengkulu – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Moch Gustiadi meminta PT Pelindo Regional II Bengkulu agar dapat melibatkan PT Bimex (perseroda) dalam pengelolaan Pelabuhan Pulau Baai.

Terlebih kerjasama salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dengan PT Pelindo Regional II tersebut, akan bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita ketahui selama ini PT Pelindo Regional II Bengkulu memberikan pendapatan bagi negara dan ke daerah lebih bersifat Dana Coorporite Sosial Responsibility (CSR). Tapi bekerjasama dengan PT Bimex (perseroda) akan mendatangkan potensi PAD bagi Pemprov Bengkulu,” ungkap Pria yang akrab disapa Edi Tiger ini, Rabu (16/2/22).

Baca Juga :  Era VUCA, Danrem 041/Gamas Berikan Strategi Proaktif Bangun Mindset Positif

Ia juga berharap, PT Pelindo ikut mendorong di tingkat pusat, dalam hal ini Kementrian BUMN, terhadap keberlanjutan pembangunan jalan tol yang dikabarkan akan terhenti sementara waktu di sesi 1.

“Jika jalan tol itu sampai ke Lubuk Linggau, secara tidak langsung keberadaan Pelabuhan Pulau Baai akan ikut maju, karena pintu perekonomian jakan beralih melalui jalur laut Bengkulu,” ujarnya.

Baca Juga :  Jajaran Korem 041/Gamas Terus Laksanakan Serbuan Vaksinasi

Lebih lanjut politisi Gerindra ini menjelaskan, dari rapat bersama PT Pelindo Regional II Bengkulu, pihaknya juga mempertanyakan realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), meski sebelumnya mewujudkan dijawab Pelabuhan Pulau Baai terlebih dahulu akan dijadikan kawasan industri.

Apalagi dalam kesempatan itu pihak Pelindo juga meminta fasilitasi dari DPRD Provinsi bersama Pemprov, untuk menyelesaikan persoalan penyerobotan lahan oleh masyarakat di seputaran kawasan Pelabuhan Pulau Baai.

Baca Juga :  Alat Kelengkapan Dewan Benteng Dirotasi

“Kita akan turut mendorong Pelindo bersama Pemprov bisa mewujudkan Pelabuhan Pulau Baai menjadi KEK, termasuk akan duduk bersama-sama mencarikan solusi terbaik terhadap lahan yang diserobot warga sekitar,” sebutnya.

Kemudian ia juga meminta kepada Pelindo Regional II Bengkulu apabila ada rekrutmen pegawai, agar memberikan peluang kepada putra dan putri Bengkulu.

“Mengingat selama ini informasi yang kita terima, masih minim pegawai Pelindo dari putra dan putri Bengkulu,” demikian Edi Tiger. (Adv)