Zetman Tak Kembalikan Berkas, H Riskan Jadi Kandidat Tunggal Karang Taruna Seluma

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Konstelasi perebutan kursi Ketua Karang Taruna di tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu akhirnya resmi mengerucut.

Hingga batas akhir pengembalian berkas pada Jumat (4/9) pukul 00.00 WIB, panitia hanya mencatat tiga kandidat yang resmi mengembalikan formulir dan dinyatakan lolos verifikasi.

Ketiga kandidat tersebut melaju ke tahapan pemilihan dalam agenda Temu Karya Karang Taruna Serentak yang digelar di Kota Bengkulu, Sabtu (5/9/26).

Ketua Panitia Temu Karya Serentak, Iwan Sastrawijaya, mengungkapkan bahwa masa pendaftaran dan pengembalian berkas telah dibuka sejak 2 September hingga 4 September 2026.

“Hingga batas waktu yang ditentukan semalam pukul 00.00 WIB, ada tiga kandidat yang mengembalikan formulir,” kata Iwan.

Untuk Kabupaten Seluma, politisi Partai Golkar yang juga anggota DPRD Kabupaten Seluma, H Riskan, dipastikan melenggang sebagai kandidat tunggal.

“Reskan ini merupakan anggota DPRD Seluma dari Partai Golkar,” ujar Iwan.

Kondisi kandidat tunggal tersebut terjadi setelah rivalnya, Zetman, gagal mengembalikan formulir dan melengkapi berkas persyaratan hingga batas waktu pendaftaran ditutup.

“Ada satu kandidat yang mengambil formulir namun tidak mengembalikan berkas, yakni Zetman. Hingga tadi malam pukul 00.00 WIB, saudara Zetman belum mengembalikan formulir. Kemudian pendaftaran kandidat sudah dinyatakan tutup,” jelas Iwan.

Sementara itu, untuk Kabupaten Bengkulu Selatan, kandidat yang resmi melaju adalah Jemy Apriando yang berlatar belakang sebagai pengusaha.

Adapun untuk Kabupaten Kaur diwakili oleh Aprizal, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang saat ini aktif menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Kaur.

Kedua berkas pencalonan tersebut telah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat oleh panitia penyelenggara.

Iwan berharap forum Temu Karya ini tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi mampu melahirkan gagasan serta program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami meyakini Temu Karya serentak ini akan menghasilkan program-program yang penting bagi Karang Taruna. Selanjutnya, ketua terpilih dapat bekerja dengan baik dan memberikan dampak bagi masyarakat,” pungkasnya. (Da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *