Belum Direspons Pihak Kelurahan, 8 Nisan Makam di TPU Lorong Jati Bengkulu Terlihat Dirusak

Kota Bengkulu, Satujuang.com – Hingga Senin (2/11/26), belum terlihat adanya pergerakan maupun tindak lanjut dari pihak Kelurahan Panorama terkait surat pengaduan masyarakat mengenai dugaan aksi pengerusakan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lorong Jati, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.

Padahal, laporan tertulis dari ahli waris makam telah dilayangkan secara resmi sejak 20 Oktober 2026 lalu.

Berdasarkan pantauan langsung di komplek pemakaman tersebut, kerusakan fisik pada sejumlah bangunan kuburan terlihat nyata dan bukan sekadar insiden tunggal.

Sedikitnya terdapat delapan makam yang teridentifikasi mengalami kerusakan fisik pada bagian ornamen batu nisan dan konstruksi semennya.

Sebanyak tujuh makam mengalami pecah kaca tepat pada bagian nama nisan kepala. Pola pecahan kaca tersebut memperlihatkan bekas benturan hantaman benda keras yang kuat.

Daftar tujuh makam yang mengalami pecah kaca pada nisan kepala tersebut yakni atas nama:

  • Mulkan Bin Said
  • Byarsudin
  • Sumijati binti Yangnus
  • Herawati binti Zainuddin
  • Azhar Fikri Alfarabi bin Witirman
  • Zainuddin bin M. Oyok
  • Hardensih Binti Lun Bahrah

Sementara itu, satu makam lainnya atas nama almarhum Ir Batman Meiru Arsyad bin Arsyad Damiri mengalami kerusakan parah berupa pecah pada lapisan batu granit keliling di bagian bawah makam.

Temuan di lapangan ini memperkuat aduan sebelumnya yang diajukan oleh salah seorang ahli waris, Armarani Septia.

Armarani sebelumnya melapor ke kelurahan setelah mendapati makam orang tuanya dirusak.

Ia juga telah mendatangi Polsek Gading Cempaka karena pihak kelurahan mengarahkannya melapor ke jenjang yang lebih tinggi.

Ketiadaan langkah cepat dari pihak kelurahan maupun aparat lingkungan setempat disayangkan warga, karena jika persoalan makam saja tidak mampu diselesaikan bagaimana dengan persoalan yang lebih besar.

Warga dan keluarga ahli waris berharap pihak Kelurahan Panorama dan instansi terkait Pemerintah Kota Bengkulu segera turun tangan ke lokasi untuk menertibkan persoalan ini, sekaligus memberikan kepastian keamanan di TPU Lorong Jati. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *