Lebong, Satujuang.com – Polemik dugaan percakapan tidak etis yang menyeret nama oknum dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG), dr MI, kian berbuntut panjang.
Selain telah resmi dinonaktifkan sementara oleh manajemen Kirana Clinic Curup, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong juga bersiap memanggil yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan internal.
Direktur RSUD Lebong, dr Meinoffiandi Leswin, mengonfirmasi bahwa pihak rumah sakit akan memproses klarifikasi terhadap dr MI menyusul deretan aduan masyarakat yang viral di media sosial.
Selain isu unggahan tangkapan layar percakapan pribadi dengan selebgram @leonakanza, di media sosial juga beredar keluhan warga terkait dugaan perkataan tak pantas dari oknum dokter sebelum operasi caesar, serta isu hubungan khusus dengan salah satu staf rumah sakit yang disebut terekam kamera CCTV.
“Manajemen akan memproses klarifikasi terlebih dahulu kepada dokter yang bersangkutan. Kita tunggu saja prosesnya,” tegas dr Meinoffiandi Leswin, Rabu (2/9/26).
Upaya konfirmasi yang dilayangkan awak media kepada dr MI melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon belum membuahkan hasil karena nomor telepon genggam yang bersangkutan sudah tidak aktif.
Sebelumnya, manajemen Kirana Clinic Curup di Kabupaten Rejang Lebong telah melayangkan tindakan terlebih dahulu melalui surat resmi Nomor 1184/SKM/KC/IX/2026 tertanggal 2 September 2026.
Pihak klinik memutuskan menonaktifkan sementara penugasan dr MI hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Pihak Kirana Clinic menjelaskan, meski percakapan yang diunggah di Instagram merupakan komunikasi pribadi di luar lingkup pelayanan medis klinik, keputusan penonaktifan tetap diambil demi menjaga integritas, profesionalisme, serta kepuasan layanan bagi masyarakat.
Sikap tegas ini sejalan dengan desakan dari pemilik akun @leonakanza yang meminta adanya pertanggungjawaban serta sanksi nyata atas perbuatan oknum dokter tersebut.
“Semoga dokter tersebut bisa mendapatkan sanksi atas apa yang dia lakukan. Jangan membuat permasalahan, tapi dia tidak bertanggung jawab,” kata Leona Kanza dalam unggahannya. (Red)












