Pedagang Keliling Jatuh dari Jembatan Teluk Sepang, Wujud Kesenjangan Fasilitas Disudut Kota Bengkulu

2 menit baca

Kota Bengkulu, Satujuang.com – Sebuah jembatan rusak yang menghubungkan Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, memakan korban setelah seorang pedagang keliling terjatuh saat melintas.

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan dan diabaikan bertahun-tahun ini memicu keprihatinan mendalam di ujung Kota Bengkulu.

Detik-detik evakuasi korban terekam dalam video berdurasi 47 detik yang viral di media sosial.

Terlihat sejumlah warga bahu-membahu membantu menaikkan kembali motor korban dari bawah jembatan dengan ketinggian diperkirakan mencapai sekitar 5 meter.

“Korban lagi min, jatuh bapak ini ya Allah. Tolong perbaiki jembatan ini,” ucap perekam video dalam rekaman yang beredar, Rabu (29/7/26).

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Namun, seluruh dagangan bapak pedagang tersebut berantakan, sementara warga sekitar langsung bergerak cepat membantu mengangkat barang-barang miliknya.

Jembatan tersebut memang sudah lama mengalami kerusakan parah hingga tidak layak dilewati dan mengancam keselamatan warga yang melintas.

Akibat rusaknya fasilitas transportasi, sekitar 3.492 jiwa penduduk Teluk Sepang yang terdiri dari 1.789 laki-laki dan 1.703 perempuan berdasarkan data BPS seakan hidup terisolir di wilayah sendiri.

Tragedi ini terasa semakin kontras dengan kebijakan Pemkot Bengkulu yang tengah jor-joran menggelontorkan anggaran miliaran rupiah.

Penderitaan warga Teluk Sepang tidak berhenti pada jembatan rusak ini saja untuk mengakses mobilitas harian.

Jika tidak mau melalui jembatan ini, mereka terpaksa bertaruh keselamatan melintasi jalan Pelindo yang dipenuhi debu, becek, serta kepungan truk-truk besar pengangkut batubara. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *