Rekaman CCTV Bongkar Dugaan Transaksi Uang Beli Kunci Jawaban Tes ASN

Satujuang, Bengkulu –Isu jual beli kursi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali mencuat. Sebuah rekaman CCTV yang diperoleh redaksi memperlihatkan momen penyerahan uang tunai ratusan juta rupiah, diduga sebagai transaksi untuk membeli kunci jawaban ujian CAT ASN.

Rekaman berdurasi 1 menit 36 detik itu bertanggal 23 November 2023, pukul 15.11 WIB, di sebuah rumah yang disebut-sebut milik salah seorang pejabat daerah.

Dalam rekaman, tampak dua wanita dan seorang pria berada dalam satu ruangan. Salah seorang wanita menyerahkan tas kuning berisi tumpukan uang tunai kepada si pria, sementara wanita lainnya hanya memperhatikan.

Setelah menghitung uang, si pria terdengar melontarkan kalimat yang mengisyaratkan adanya tarif khusus:

“Yang paling murah tu kaba tulah, yang lain 1 M.”

Pernyataan itu seolah menunjukkan adanya harga berbeda untuk bisa memperoleh bocoran kunci jawaban ujian.

Tak berhenti di situ, si pria kemudian menyinggung soal Computer Assisted Test (CAT).

Ia menceritakan keberhasilan peserta sebelumnya yang mampu meraih nilai hingga 450 poin, bahkan ada yang semula berada di peringkat 720 nasional dengan skor 412, namun tiba-tiba melesat ke posisi 20 besar se-Indonesia.

Lebih jauh, si pria menirukan ucapan pihak yang ia sebut sebagai “bos”:

“Kata bos, salahkan tiga buah.”

Kalimat itu diduga merujuk pada pengaturan jawaban agar hasil CAT terlihat wajar, tidak sempurna, tetapi tetap tinggi untuk bisa lolos sistem perengkingan nasional.

Informasi yang beredar menyebut, pria dalam rekaman tersebut kini merupakan seorang anggota dewan aktif.

Namun, kebenaran identitas dan keterlibatannya masih memerlukan pembuktian aparat penegak hukum.

Kemunculan rekaman ini kian memperkuat kecurigaan publik bahwa seleksi ASN rawan diperdagangkan melalui praktik jual beli kunci jawaban.

Jika benar terbukti, hal ini akan menjadi tamparan keras terhadap prinsip transparansi dan meritokrasi yang selama ini dijanjikan pemerintah. (Red)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *