Jakarta – Anggota DPRD Jakarta meninjau langsung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SLBN 5 Slipi Jakarta Barat pada Jumat (10/1/25).
Anggota DPRD Jakarta, Kevin Wu saat memantau langsung pemberian MBG di SLBN 5 Slipi mengatakan program ini harus di sesuaikan dengan kebutuhan khusus para siswa.
Siswa berkebutuhan khusus SLBN 5 Slipi di kelompokkan sesuai dengan disabilitasnya masing-masing. Mereka di dampingi para guru sesuai pengelompokkan tersebut.
“Mereka tidak dalam jumlah besar. Setiap kelasnya sekitar 5-6 siswa dan di layani oleh guru yang khusus, dan saya rasa ini sudah bagus,” ujarnya.
Kevin Wu juga mengapresiasi ketepatan waktu distribusi paket makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah menuju SLBN 5 Slipi.
“Tadi saya lihat juga pendistribusinya tepat waktu. Jam 07.30 WIB, tadi saya datang, (paket MBG) sudah datang di lokasi,” jelasnya.
Kepala SLBN 5 Slipi, Hani Rustisiani menambahkan, pemberian MBG di sekolah telah di sesuaikan dengan kebutuhan khusus para siswa.
“Ada yang makannya 30 menit , ada yang lama, ada yang 15 menit, 10 menit sudah selesai, ada yang 5 menit, bahkan sudah habis,” ujarnya saat di temui, Jumat (10/1).
Hani menjelaskan pelaksanaan program MBG ini membawa manfaat bagi siswanya karena terbiasa untuk makan makanan bergizi.
“Ya itu karena di sini orangtuanya kalangan menengah ke bawah, sehingga anak-anaknya jadi terbiasa menyantap sajian makanan bergizi,” tuturnya.
Hani juga mengungkapkan, pelaksanaan program MBG terbagi dalam 3 shif. Pertama, pemberian MBG untuk siswa kelas 1-3 berjumlah 35 siswa. Kedua buat kelas 4-6 berjumlah 63 siswa. Kemudian shift ketiga, siswa SMP – SMA berjumlah 99 siswa. (AHK)











