Satujuang- Pengamat politik dan hukum Muslim Arbi meminta Kejaksaan Agung untuk segera memeriksa Kaesang, putra bungsu Presiden Jokowi.
Hal ini terkait dugaan penerimaan aliran uang korupsi dari PT Timah. Menurut Muslim, setelah Helena Lim, manajer PT QSE, ditetapkan sebagai tersangka, pemeriksaan terhadap Kaesang menjadi langkah penting untuk memastikan keadilan.
Dalam menjalankan aksinya, Helena Lim telah mendekati pejabat dengan tujuan menghindari hukuman.
Muslim menegaskan bahwa tidak ada yang dikecualikan dari hukum, dan Kejaksaan tidak boleh ragu untuk memeriksa Kaesang.
Selain itu, Ketut Sumedana dari Kejaksaan Agung telah mengumumkan modus operandi Helena Lim dalam kasus tersebut, yang melibatkan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk keuntungan pribadi.
Helena Lim, yang dikenal sebagai crazy rich PIK, telah ditahan selama 20 hari dan dianggap sebagai salah satu figur kunci dalam skandal korupsi PT Timah.
Dengan pakaian mewahnya senilai jutaan rupiah, termasuk anting-anting dan jam tangan bernilai miliaran rupiah, Helena Lim menjadi sorotan publik atas kemewahannya.(NT/gelora)











