Bengkulu– Mahasiswi di Bengkulu asal Kabupaten Bengkulu Selatan melapor ke Polisi karena mengaku diperkosa oleh teman pria yang ditolak cintanya.
“Kami sudah menerima laporan pada Sabtu (12/8) atas kasus perkosaan ini dan akan kami tindaklanjuti berdasarkan ketentuan yang berlaku,” ujar Kasi Humas, Iptu Nurlaila, Senin (14/8/23).
Dijelaskan Iptu Nurlaila, kronologi kejadian bermula pada Minggu (30/7) sekitar pukul 20.00 WIB, saat itu korban dijemput oleh terlapor untuk makan sate.
Keduanya pergi dengan menggunakan sepeda motor milik korban, sedangkan sepeda motor terlapor ditinggal di kos korban di Jalan Raden Patah Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.
“Setelah selesai makan sate, korban diantar pulang terlapor, namun ketika di Jalan, terlapor malah menuju kosan terlapor di seputaran Jalan Raden Patah Kecamatan Selebar, dengan dalih ada yang mau diambil,” imbuh Iptu Nurlaila.
Setiba di kosan terlapor, mereka mengobrol hingga pukul 22.00 WIB dan akhirnya terlapor menyatakan cintanya namun ditolak oleh korban.
Lantaran emosi cintanya ditolak oleh korban, terlapor lalu menarik korban ke dalam kamar dan menguncinya dan mengancam agar korban tidak berteriak.
“Korban yang ketakutan mencoba berteriak dan mencoba kabur tapi ditangkap lagi oleh terlapor,” terang Iptu Nurlaila.
Setelah korban berhasil ditangkap, korban kemudian diperkosa oleh terlapor. Hal itu membuat korban menangis hingga akhirnya diantar pulang terlapor untuk kembali ke kosan korban.
Korban yang mengalami trauma atas peristiwa tersebut akhirnya memberanikan diri untuk mealpor ke Polresta Bengkulu.(nt/oza)











