Pemko BATAM BP BATAM

Tegas, Para Tokoh Kabupaten Seluma Nyatakan Tolak Terorisme

Pernyataan Masyarakat desa Sukasari

Seluma – Menjadi bagian dari bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan, membutuhkan kesadaran untuk saling menghargai dan hidup berdampingan.

Dengan memahami setiap keberagaman maka tidak akan merasa paling benar dan menganggap kelompok yang lain salah sebab sikap itu dapat memicu munculnya paham radikalisme maupun terorisme.

Setiap orang dengan berbagai latar belakang berpotensi terpapar paham intoleransi paham radikalisme dan terorisme tak memandang status sosial maupun Profesi.

Baca Juga :  Program 'Aku Sedulurmu', Polres Demak Santuni 12 Anak Yatim

Selain itu, intoleransi, radikalisme dan terorisme dapat terkena kepada siapa saja, tua, muda bahkan anak-anak, lelaki ataupun perempuan.

Untuk itu, masyarakat harus selalu waspada dan menjaga diri serta keluarga. Apabila ada disinyalir maupun di curigai keluarga, masyarakat, maupun tetangga kita menganut paham yang salah agar kita menyampaikan terhadap pihak terkait maupun pihak berwajib, guna mencegah maupun memberhentikan pemahaman yang salah.

Penyebaran radikalisme dan terorisme saat ini semakin masif dilakukan melalui media sosial, berbagai konten seperti tulisan, gambar, audio, dan audio visual tentang propaganda bertebaran di media sosial.

Baca Juga :  Advokat PPKHI Bengkulu Dukung Program Presiden RI Dan Kapolri Berantasan Mafia Tanah di Indonesia

Jika tidak bijak, bukan tidak mungkin generasi muda atau masyarakat khususnya sebagai pengakses media sosial dapat terpapar paham radikal dan masuk ke dalam gerakan terorisme. Oleh Karena itu, pemerintah terus menghimbau semua pihak untuk waspada serangan kepada generasi muda itu.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di wilayah kabupaten seluma menyatakan menolak intoleransi, paham radikalisme maupun terorisme.

Baca Juga :  Kapolda Tegaskan Larangan Bukber dan Open House Idul Fitri 1443 H

Pernyataan sikap tersebut mengajak masyarakat jangan terprovokasi dan terpengaruh paham yang salah, dengan mengubah NKRI menjadi Negara Khilafah.

Berikut pernyataan sikap tokoh di Kabupaten Seluma :
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Seluma H Heriansyah S.Ag MH

Kepala Kesbangpol Kabupaten Seluma, Dadang K ST MT

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Muhammad Ma’sumuis

Masyarakat Desa Sukasari Kabupaten Seluma