Rekor 150 Peserta, HIMASEL Tanam 100 Cemara Laut di HUT ke-9 dan Diksar VIII

2 menit baca

Seluma, Satujuang.com – Himpunan Mahasiswa Seluma (HIMASEL) sukses menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) ke-VIII sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 pada Minggu (14/6/26).

Selain memecahkan rekor dengan menjaring 150 peserta, organisasi mahasiswa ini juga melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam 100 bibit pohon cemara laut di kawasan pesisir.

Aksi penghijauan tersebut dikombinasikan dengan agenda bersih-bersih pantai sebagai simbol komitmen generasi muda dalam mendorong kemajuan dan pengabdian total bagi Kabupaten Seluma.

Ketua Umum HIMASEL, Rego Bangkito, mengungkapkan bahwa tingginya angka pendaftar tahun ini menjadi sinyal positif bagi masa depan daerah.

Lonjakan antusiasme mahasiswa asal Kabupaten Seluma yang berkuliah di berbagai kampus di Bengkulu menunjukkan tingginya kesadaran untuk berorganisasi.

“Alhamdulillah, Diksar ke-VIII dan perayaan HUT ke-9 HIMASEL tahun ini berlangsung sangat meriah. Antusiasme 150 pendaftar ini menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa Seluma memiliki semangat besar untuk berproses dan mengabdi kepada daerah,” ujar Rego kepada media.

Rego menegaskan bahwa Diksar VIII tidak hanya fokus pada penguatan kapasitas kader dan orientasi internal, melainkan juga menekankan pentingnya kepekaan sosial dan ekologis sejak dini.

Selain pembekalan materi kaderisasi, ratusan mahasiswa tersebut terjun langsung dalam aksi konservasi pesisir.

Penanaman 100 pohon cemara laut dipilih sebagai representasi filosofis dari pertumbuhan, ketangguhan, dan kemajuan Kabupaten Seluma di masa depan.

“Kami sengaja mengintegrasikan aksi bersih pantai dan penanaman 100 pohon cemara laut. Kami ingin menanamkan nilai ekologis kepada kader baru. Di usia ke-9 ini, kami berharap HIMASEL semakin solid dalam melahirkan pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi nyata untuk Seluma,” tambah Rego.

Memasuki usia hampir satu dekade, HIMASEL memposisikan diri tidak hanya sebagai wadah paguyuban mahasiswa, melainkan juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.

Dengan mengusung jargon “Sembilan tahun mengabdi, terus berproses, berkarya, dan memberikan manfaat bagi Seluma,” organisasi ini berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang berintegritas dan peka terhadap isu-isu lokal. (da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *