Satujuang, Jakarta- Dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun ke-36 yang jatuh pada 27 September 2025, Bank Raya Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi bisnis digital yang tangguh dan berkelanjutan, Rabu (15/10/25).
Dengan semangat “Tangguh dan Tumbuh Sehat”, Bank Raya terus melanjutkan visinya sebagai Bank Digital Utama yang Memberikan Akses Terluas bagi Masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat peran sebagai digital attacker BRI Group melalui inovasi produk yang adaptif terhadap dinamika pasar dan kebutuhan nasabah.
Dorong Akselerasi Keuangan Digital Melalui Aplikasi Raya
Selama setahun terakhir, Bank Raya berhasil menghadirkan sejumlah inovasi digital untuk memperluas akses layanan keuangan, terutama melalui champion product Aplikasi Raya.
Aplikasi ini menjadi penggerak utama dalam mendorong inklusi keuangan di kalangan masyarakat, pelaku UMKM, hingga komunitas bisnis digital.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan:
“Tema Tangguh dan Tumbuh Sehat menjadi refleksi semangat kami untuk terus berinovasi di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Bank Raya berkomitmen menjadi digital attacker BRI Group dengan menghadirkan produk dan fitur yang relevan, efisien, dan dapat diandalkan nasabah dalam setiap transaksi digital.”
Saku Bisnis, Solusi Cerdas Pengelolaan Keuangan UMKM
Salah satu inovasi unggulan Bank Raya adalah Saku Bisnis, fitur yang dirancang khusus bagi pelaku usaha untuk mengelola keuangan dan operasional bisnis secara lebih efisien.
Melalui satu akun, pelaku usaha dapat:
- Membuat hingga tiga QRIS Bisnis,
- Mengaktifkan hingga lima kasir per toko,
- Membuka lima Saku Bisnis berbeda untuk memisahkan anggaran operasional.
Hingga Agustus 2025, lebih dari 10 ribu pelaku usaha di berbagai kota telah menggunakan Saku Bisnis, termasuk di Cluster Unggulan Bank Raya di seluruh Indonesia.
Fitur ini juga terintegrasi dengan QRIS Bisnis yang kini memungkinkan pencairan dana di hari yang sama melalui empat batch per hari.
Dampaknya, frekuensi transaksi QRIS Bisnis tumbuh 300% atau mencapai 3,3 juta transaksi, dengan volume transaksi meningkat 94% (YoY) menjadi Rp13,8 miliar.
Selain itu, fitur mass transfer di Saku Bisnis memungkinkan pelaku usaha melakukan transfer ke banyak rekening secara real time, mendukung pembayaran payroll maupun supplier.
Nasabah juga dapat melakukan pengecekan mutasi dan pemisahan anggaran usaha secara mudah, cepat, dan transparan.
Kartu Virtual Debit Visa: Praktis, Aman, dan Global
Pada semester II/2025, Bank Raya memperkenalkan Kartu Virtual Debit Visa, yang dapat dibuat langsung melalui Aplikasi Raya tanpa perlu datang ke cabang.
Nasabah dapat mengatur limit transaksi domestik dan internasional, melakukan block/unblock kartu, serta bertransaksi di berbagai platform e-commerce dan merchant online global.
Selama masa promosi, pengguna Kartu Virtual Debit Visa juga mendapatkan beragam promo dan diskon menarik di berbagai marketplace.
Keamanan kartu diperkuat dengan 3D Secure In-App Authentication dan verifikasi PIN ekstra melalui Aplikasi Raya.
Raya Paylater: Pembiayaan Fleksibel untuk Generasi Digital
Untuk memperluas akses pembiayaan digital, Bank Raya menghadirkan fitur “Buy Now Pay Later” (BNPL) bernama Raya Paylater.
Layanan ini memberikan kemudahan bagi pengguna Aplikasi Raya untuk memperoleh pembiayaan hingga Rp5 juta, dengan ketentuan pembayaran yang transparan dan fleksibel sesuai kebutuhan nasabah.
Perkuat Teknologi dan Talenta Digital untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Guna menopang pertumbuhan bisnis digital, Bank Raya terus memperkuat tiga pilar utama: teknologi, talenta digital, dan manajemen risiko.
Bank Raya telah berinvestasi dalam teknologi big data dan cloud infrastructure, memperkuat governance serta cybersecurity, dan mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang cepat, aman, dan relevan.
“Inovasi yang kami hadirkan di usia ke-36 ini merupakan wujud nyata komitmen Bank Raya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Fokus kami tetap pada inovasi digital yang berkualitas dan berkelanjutan,” jelas Bagus.
Kinerja Keuangan Positif: Indikasi Pertumbuhan Sehat
Seiring dengan inovasi digital, performa keuangan Bank Raya menunjukkan tren positif.
Pada Kuartal II/2025, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar Rp32,93 miliar, naik 64,5% (YoY).
Total kredit tumbuh 7,4% (YoY) menjadi Rp7,28 triliun, turut menopang kenaikan total aset menjadi Rp13,34 triliun.
Kredit digital menjadi pendorong utama pertumbuhan, dengan penyaluran mencapai Rp13,42 triliun atau naik 64,8% (YoY), serta outstanding kredit digital sebesar Rp2,62 triliun, meningkat 79,2% (YoY).
Dari sisi likuiditas dan permodalan, Bank Raya tetap kokoh dengan:
- Ldari: 86,74%
- RIM: 92,67%
- LCR: 313,41%
- NSFR: 154,08% (di atas ketentuan minimum 100%)
- CAR: 43,99%
Pertumbuhan juga terlihat dari CASA yang naik 7,6% (YoY) menjadi Rp2,5 triliun, serta rasio CASA meningkat ke 29,72% dari sebelumnya 26,77% di Kuartal II/2024.
Kenaikan tersebut didorong oleh pertumbuhan digital saving sebesar 66,6% atau menjadi Rp1,5 triliun.
Optimisme Menuju Masa Depan Digital
“Dengan disiplin keuangan yang kuat, inovasi berkelanjutan, serta semangat untuk terus relevan bagi nasabah, Bank Raya optimistis dapat tumbuh tangguh dan sehat serta menciptakan dampak positif bagi ekosistem BRI Group,” tutup Bagus.
Bank Raya Indonesia Tbk merupakan bagian dari BRI Group yang berfokus pada transformasi menuju Bank Digital Unggulan untuk UMKM dan masyarakat digital savvy di Indonesia.
Melalui Aplikasi Raya, Bank Raya menghadirkan berbagai solusi digital untuk memudahkan transaksi keuangan, mendukung inklusi keuangan nasional, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di tanah air. (Rls)











