Satujuang, Jakarta- Bank Raya meluncurkan fitur Uang Saku untuk meningkatkan literasi finansial generasi muda. Fitur ini mendorong kebiasaan finansial sehat sejak dini dengan pengawasan orang tua.
Uang Saku merupakan fitur tabungan digital di Aplikasi Raya. Ini dirancang untuk anak berusia 10 hingga 16 tahun.
Anak harus terdaftar pada Kartu Keluarga dan memiliki Kartu Identitas Anak. Pembukaan rekening wajib dilakukan oleh orang tua dan anak.
Prosesnya meliputi foto selfie orang tua dan anak serta video call bersama tim Raya. Orang tua dapat membuka hingga lima saku untuk transaksi anak.
Manajemen fitur Uang Saku dapat diatur sepenuhnya oleh orang tua. Mereka bisa menonaktifkan, mengaktifkan, menghapus, menambah, atau memindahkan saldo.
Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andariie Davetra, menegaskan pentingnya pengelolaan uang sejak dini. Ini menjadi fondasi kuat menuju kemandirian finansial anak.
“Kami berharap fitur ini dapat mendorong kesadaran finansial bagi orang tua untuk memahami pola transaksi anak, serta membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih terencana,” ungkap Kicky dalam rilis yang diterima Satujuang.com, Rabu (5/11/25).
Kicky menambahkan, literasi finansial adalah fondasi penting ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Tantangan orang tua adalah mengedukasi anak mengelola keuangan bijak.
“Sehingga dengan adanya kemudahan fitur Uang Saku tujuan finansial orang tua dan anak dapat tercapai,” jelasnya.
Hingga Juni 2025, Raya App telah memiliki lebih dari 1,05 juta nasabah. Penggunaan transaksi Raya App meningkat 42,7% (yoy) mencapai 2,1 juta transaksi.
Pertumbuhan digital saving mencapai Rp1,5 triliun, naik 66,6% (yoy). Tren positif ini berlanjut seiring inovasi di Aplikasi Raya.
“Kedepan, kami berharap berbagai inovasi produk digital di Bank Raya dapat semakin disambut baik oleh masyarakat dan berdampak positif terhadap peningkatan inklusi keuangan di Indonesia, untuk mendukung langkah kami menjadi bank digital pilihan bagi masyarakat,” tutup Kicky. (Red)











