Bank Raya Perkuat Komitmen TJSL, Berdayakan PKL Sidodadi Semarang dengan Literasi Keuangan Digital

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Semarang-Bank Raya memperkuat komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan memberdayakan PKL Sidodadi Kota Semarang melalui literasi keuangan digital dan fasilitas pendukung usaha.

Bank Raya, sebagai bank digital bagian dari BRI Group, melaksanakan program TJSL di Cluster Unggulan untuk Pedagang Kaki Lima Sidodadi di Semarang, pada Jumat (12/12/25).

Cluster Unggulan Sidodadi ini merupakan wilayah kedelapan yang diberdayakan Bank Raya, setelah tujuh cluster sebelumnya di berbagai daerah, dan telah memberdayakan lebih dari 200 pelaku usaha.

Ajeng Putri Hapsari, Corporate Secretary Bank Raya, menjelaskan, “Cluster Unggulan merupakan salah satu flagship program TJSL kami untuk memberdayakan pelaku usaha lokal agar dapat naik kelas dengan memanfaatkan bank digital, sehingga mereka dapat melayani pelanggan dengan lebih baik dan mengatur operasional usahanya dengan lebih efektif.”

Lanjut Ajeng, Bank Raya melalui Community Branch melakukan pendampingan usaha dan literasi keuangan secara rutin untuk mendorong percepatan adopsi keuangan digital di masyarakat.

“Tidak hanya melalui cluster unggulan dan komunitas, tapi kami juga rutin melakukan literasi keuangan melalui sosial media untuk menjangkau masyarakat lebih luas,” jelas Ajeng.

Community Branch Bank Raya rutin melakukan pendampingan dengan mengedukasi pemanfaatan Saku Bisnis, QRIS Bisnis, dan Fitur Kasir untuk menunjang operasional usaha para PKL.

Saku Bisnis, fitur di Aplikasi Raya, diperuntukkan bagi pengelolaan keuangan usaha para pelaku usaha dengan keunggulan seperti mass transfer ke sepuluh rekening tujuan secara real-time.

Selain itu, nasabah dapat memisahkan dana usaha dengan membuat hingga lima saku bisnis berbeda serta melakukan pengecekan mutasi rekening untuk pemantauan operasional keuangan bisnis.

Saku Bisnis juga dilengkapi QRIS Bisnis yang terintegrasi dengan aplikasi Bank Raya, memungkinkan notifikasi transaksi real-time dan pencairan dana hingga empat batch dalam satu hari.

Pada September 2025, QRIS Bisnis ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari sebelas ribu merchant di dua puluh tiga kota di seluruh Indonesia, termasuk para PKL.

Saku Bisnis juga dilengkapi Fitur Kasir untuk memudahkan pelaku usaha atau karyawan memantau transaksi bisnis.

“Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi-inovasi yang relevan dan berkelanjutan bagi pelaku usaha serta komunitas lokal melalui berbagai program TJSL kami untuk masyarakat,” tutup Ajeng. (Rls)

Komentar