Polda Bengkulu Minta Maaf Soal Provokasi Oknum Polisi Saat Aksi Hari Tani

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Polda Bengkulu akhirnya menyampaikan permohonan maaf resmi kepada publik terkait aksi provokatif oknum personel berpakaian sipil yang menyulut emosi massa aksi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis (24/9) lalu.

Aksi konyol dan niretik oknum tersebut terekam jelas mempertontonkan gestur ejekan ke arah demonstran sebelum bentrokan serta penyemprotan water cannon akhirnya pecah di lokasi.

Polda Bengkulu mengonfirmasi bahwa tindakan mengejek massa yang tengah menuntut hak atas tanah itu murni pelanggaran disiplin dan tidak mencerminkan doktrin pelayanan Polri.

“Polda Bengkulu mohon maaf atas sikap personel yang tidak terpuji pada saat pelayanan aksi unjuk rasa memperingati Hari Tani. Sikap tersebut tidak dibenarkan dan tidak mencerminkan pelayanan Polri yang seharusnya,” sampai pihak Polda Bengkulu dalam video pernyataan yang dipublish Senin (28/9/26).

Pihak Polda memastikan oknum polisi yang berperilaku layaknya provokator di dalam barisan pengamanan itu telah diperiksa intensif oleh Bidang Propam dan dijatuhi sanksi tegas.

“Personel yang bersangkutan telah diperiksa secara internal dan diberikan tindakan disiplin sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya,” tegas pihak Polda.

Diketahui, insiden ini sempat menyita perhatian luas dan menuai kecaman publik luas bahkan sudah menjadi konsumsi netizen secara nasional.

Menanggapi gelombang kritik tersebut, Polda Bengkulu mengklaim telah melakukan evaluasi total terhadap SOP pengamanan unjuk rasa agar tindakan sembrono oknum tidak kembali mencederai kepercayaan masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan profesional dan menjaga kepercayaan publik. Polda Bengkulu tidak membenarkan perilaku personel yang dapat mencederai kepercayaan tersebut,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *