PHBN Desa Bendo Gelar Pawai Budaya, Kades: Masyarakat Tidak Meninggalkan Budaya Indonesia

2 menit baca

Kabupaten Blitar, Satujuang.com – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, Pemerintah Desa Bendo Gelar Pawai Budaya dengan start dan finis di lapangan Bendo Kecamatan Ponggok kabupaten Blitar, Minggu (24/8/25).

PHBN(Peringatan Hari Besar Nasional) Desa Bendo tahun ini dengan tema “Merajut Kebersamaan Dalam Keberagaman Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Emas”.

Pawai budaya ini menjadi ajang yang bukan hanya memancarkan keceriaan, tetapi juga sarat budaya Indonesia dan makna persatuan, kreativitas, dan cinta tanah air.

Pawai Budaya ini diikuti oleh lembaga pendidikan TK dan SD serta 23 RT se-Desa Bendo, yang masing-masing menampilkan pertunjukan penuh warna sesuai,

Kepala Desa Bendo Andarii Tejo Mulyo mengatakan untuk memberikan semangat kepada masyarakat dalam mengikuti peringatan HUT kemerdekaan RI ke 80 Desa Bendo mengadakan kegiatan Pawai Budaya.

“Jadi yang dulunya dikatakan karnaval sekarang kita mengembalikan ke adat yang dulu dinamakan Pawai Budaya,” kata Tejo pada awak media.

Lebih lanjut Andarii Tejo menjelaskan, meskipun dengan adanya maklumat atau imbauan dari kepolisian yang di mana di situ mengenai aturan-aturan agar bisa membuat warganya nyaman dalam kita melaksanakan kegiatan ini bisa dipenuhi oleh seluruh masyarakat.

“Sehingga Pawai Budaya berjalan tertib tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Dikatakannya, Pemdes Bendo dan segenap panitia dan dibantu lembaga Desa bendo dengan mengadakan kegiatan ini yang dulu karnaval di ganti Pawai Budaya agar benar-benar masyarakat tidak meninggalkan budaya yang ada di Indonesia.

“26 Agustus kami mengadakan kegiatan yaitu Bazar UMKM yang akan diadakan di Lapangan Merdeka di desa bendo untuk UMKM yang akan kita pasarkan adalah produk-produk dari masyarakat Desa Bendo sendiri,” ujarnya.

Perlu diketahui lanjut Andarie Tejo, rangkaian dari PHBN yaitu pertama Pawai Budaya ini dan selanjutnya Bazar UMKM pada 26 Agustus selama 5 hari dan di isi dengan pentas seni pentas dari keterampilan anak-anak SD maupun TK yang ada di Desa Bendo.

Ia berharap masyarakat Desa Bendo selalu mempertahankan persatuan dan kesatuan dan selalu kompak bersama-sama untuk membangun desa tercinta yaitu Desa bendo ini lebih rukun.

“Saya selaku kepala desa berpesan marilah kita menjaga kekompakan, Jangan sampai kita meninggalkan budaya dan juga yang pasti dalam peringatan HUT kemerdekaan RI ini kita jangan sampai lupa dengan yang dinamakan (Jasmerah) jangan sampai melupakan sejarah sejarah para pejuang,” pungkasnya. (Herlina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *