Semarang – Keberangkatan tim Polwan Polda Jateng dalam rangka trauma healing korban bencana Semeru mendapat apresiasi dari pakar psikologi, Indaria Dwi Purnomo.
Menurutnya langkah yang dilakukan Polda Jateng itu membanggakan, karena saat ini para korban berada pada tingkat acute stress traumatic disorder atau gangguan stres akut akibat trauma.
“Pemulihan trauma secara cepat bisa menstabilkan kondisi psikologis warga terdampak bencana khususnya wanita dan anak-anak,” ungkap dosen psikologi Unika Soegijapranata ini, Selasa (14/12/21).
Keberadaan para Polwan sebagai konselor pemulihan trauma amat tepat, karena karakter wanita yang cenderung komunikatif, simpatik, terbuka, dan mudah berempati pada korban, amat membantu pemulihan kepercayaan diri dan mencairkan suasana, pada pria maupun wanita.
“Kami berharap tim berada di sana minimal sebulan, itu masa paling singkat untuk pemulihan trauma. Hindari suara gaduh seperti suara sirine dan sebagainya,” saran Indaria.
Menanggapi komentar Indaria Dwi Purnomo, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan apresiasinya.
“Apa yang disarankan, menjadi masukan bagi Polda Jateng dalam penanganan psikologis korban bencana. Intinya kami siap mengevaluasi kegiatan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Kabidhumas.











