Lubang Menganga Sejak 2022, Pemkot Bengkulu Diminta Segera Perbaiki Jalan Ini

Bengkulu – Jalan Tribrata yang berada di tengah Kota Bengkulu ini ada lubang menganga yang sudah ada sejak tahun 2022 lalu.

Bermodal pembatas jalan, pengendara dialihkan untuk menggunakan satu jalur saja. Agar terhindar dari bahaya lubang yang cukup dalam tersebut.

Jalan ini merupakan wewenang Pemerintah Kota (Pemkot Bengkulu). Hal tersebut berdasarkan keterangan dari Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso.

“Kota punya,” singkat Tejo, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/3/23).

Walau terbilang sudah lama rusak, hingga saat ini belum juga ada nampak upaya dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memperbaiki jalan tersebut.

“Harusnya pemerintah cepat memperbaiki lubang ini, kan ini di tengah kota. Masa lobang sebesar itu tidak kelihatan,” ketus salah seorang pengendara saat dilokasi.

Lelaki itu mengatakan, akibat adanya pengalihan jalur yang hanya menggunakan satu jalur saja. Tak ayal banyak masalah yang ditimbulkan.

Selain menghambat perjalanan para pengguna jalan, sering terjadi potensi kecelakaan para pengendara semenjak jalan ini hanya menggunakan satu jalur saja.

Dari pantauan langsung di lapangan, lubang menganga di tengah jalan ini memiliki lebar permukaan sekitar 1 meter, panjang 1,5 meter serta kedalaman hingga 3 meter.

Namun disisi dalam, lubang ini menganga dengan ukuran yang cukup luas. Diperkirakan satu unit mobil jenis Toyota Alya muat masuk di dalam lubang tersebut.

Jalan amblas mengakibatkan lubang menganga ini diduga diakibatkan abrasi karena aliran air gorong-gorong yang jebol di bawah jalan tersebut.

Keberadaan lubang ini sangat membahayakan para pengguna jalan, jika tidak segera diperbaiki kemungkinan akan terjadi kerusakan jalan yang lebih parah lagi.

Belum lagi dampak pada para pengguna jalan, yang jelas akan membahayakan keselamatan para pengguna jalan tersebut. Karena pengguna jalan terpaksa melalui satu jalur dengan berlawanan arah.

Kemungkinan terjadinya kecelakaan semakin membesar dikarenakan jalur tersebut bertemu dengan persimpangan jalan perumahan warga. (Red)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *