Konsultan Pengawas Sebut Proyek Jalan Jembatan Leho Belum Berjalan

Karimun – Konsultan Pengawas proyek pembangunan jalan ke jembatan Leho kawasan Coastal Area, kecamatan Tebing, kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sebut pekerjaan belum berjalan.

Markoco, pihak CV Dwi Berngin, selaku konsultan mengatakan jika proyek pengaspalan telah terlambat dari scedul yang ada di papan plank proyek yang telah dicabut.

“Proyek itu belum jalan. Karena masih banyak persiapan, seperti pembesian dan pengukuran ulang. Sebab, itu kan aspal beton,” ujarnya ketika dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (14/7/22).

Terkait keberadaan papan plank proyek yang telah dicabut, ia mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

“Sudah dicabut ya, Saya kurang tahu juga itu,” ucapnya.

Dirinya juga tidak mengetahui pasti soal kapan pelaksanaan proyek tersebut kembali berjalan. Namun dirinya menampik jika pengaspalan yang ada saat ini dilokasi merupakan jalan yang mereka awasi.

“Kapan dimulainya saya juga kurang tahu pasti, itu bisa ditanyakan pada pihak pelaksanan. Yang jelas, proyek itu belum berjalan. Sebab masih menunggu alat berat,” terangnya.

Terpisah, Robin, pihak pelaksanan yang disebut Markoco, mengatakan jika dirinya tidak mengetahui soal proyek tersebut.

“Siang bapak, kebetulan saya belum tahu tentang proyek di jembatan leho bapak. Jadi belum ada info yang saya dapatkan,” tulis Robin pada pesan elektroniknya.

Dari pengakuan Markoco, Konsultan pengawas dari CV Dwi Berngin, Robin merupakan pihak pelaksanan proyek yang juga tergabung dalam Papan Mas Grub milik pengusaha kenamaan berinisial CH.

Pengusaha CH inipun disebut sebagi pelaksanan seluruh proyek pengaspalan jalan di pulau Karimun besar, baik yang bersumber dari APBN dan APBD kabupaten serta Provinsi.

Peningkatan Jalan Caostal Area, mengarah Jembatan Leho oleh Dinas PUPR Pemprov Kepri tertuang dalam kontrak nomor kontrak 15.01/SPH-HS/FSK/PUPP-BM/PPK/APBD/V/2022 dengan pagu anggaran sebesar Rp.14.694.276.000.

Kontrak dalam plank proyek disebut ditandatangani sejak 22 Mei 2022 lalu. Pelaksana proyek atas nama CV.Bujon Jaya inipun ditargetkan merampungkan pekerjaan dalam kurun 210 hari kelender. (Esp/boy)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *