Komitmen Berantas Mafia Tanah, Pemprov Bengkulu Siapkan Tim

Rapat Koordinasi Inventaris Data Tanah Teridentifikasi Konflik dan Mafia Tanah di Kota Bengkulu

Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berkomitmen penuh terhadap pemberantasan mafia tanah yang ada di provinsi Bengkulu.

Hal ini disampaikan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar saat memimpin Rapat Koordinasi Inventaris Data Tanah Teridentifikasi Konflik dan Mafia Tanah di Kota Bengkulu, Selasa (22/3/22).

“Ini tindak lanjut, pertama dari arahan Presiden juga hasil Rakor pak Gubernur dan Walikota beserta jajaran beberapa waktu lalu, salah satunya permasalahan yang berkaitan dengan tanah,” ujarnya.

“ Terutama masalah tanah yang bisa menimbulkan konflik dan juga permasalahan yang disebabkan oleh mafia tanah,” jelas Khairil Anwar.

Baca Juga :  Dit Res Narkoba Polda Bengkulu Amankan 22 Gram Sabu Dari Warga Kelurahan Teluk Sepang

Khairil menjelaskan rapat ini juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota termasuk Camat dan BPN guna mengidentifikasi permasalahan – permasalahan yang ada, khususnya di Kota.

Juga usulan – usulan yang saat ini sedang digarap terkait dengan usulan perubahan kawasan.

Khairil mengatakan, rapat yang berjalan dengan baik dan lancer ini telah bisa menginventarisir serta mendata beberapa permasalahan yang mungkin timbul.

Baca Juga :  Bupati Surya Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Usia 6 – 11 Tahun

“Baik itu implikasinya ke Pemerintah Provinsi maupun ke Pemerintah Pusat terkait dengan program-program pembangunan yang ada,” jelas Khairil.

Terkait mafia tanah, Khairil mengungkapkan Pemprov Bengkulu telah memiliki tim.

Tim ini siap untuk bersinergi bersama pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Kejaksaan menindak Mafia Tanah yang merugikan masyarakat.

“Pasti kita tindak, pertama kita di pemerintah daerah punya tim penyelesaian permasalahan non legitasi, juga dijajaran BPN dan Kejaksaan itu ada Satgas Mafia Tanah, pasti akan kita libatkan mereka untuk menyelesaikan permasalahan – permasalahan itu,” tegas Khairil.

Baca Juga :  Dukung UMKM Go Digital dan Cegah Korupsi Pengadaan Barang/Jasa, Pemerintahan Siapkan Aplikasi Pengadaan Online

Sebelumnya, pada Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria di Istana Kepresidenan Bogor beberapa waktu lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyoroti permasalah Mafia Tanah.

Jokowi menyebutkan pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia tanah.

Ia pun meminta jajaran Polri tidak ragu mengusut para mafia tanah. Jokowi juga menegaskan pemerintah terus berkomitmen mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan. (Adv)