Fluktuasi Harga Pangan: Cabai Turun, Beras dan Daging Sapi Naik

2 menit baca

Jakarta- Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan pada Minggu (20/10/24) pagi.

Beberapa komoditas mengalami penurunan, sementara yang lainnya justru meningkat.

Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas pukul 09.00 WIB, harga cabai rawit merah turun tajam sebesar 2,98 persen atau Rp1.350 menjadi Rp43.990 per kilogram (kg).

Di sisi lain, harga beras mengalami kenaikan. Beras premium naik 0,32 persen atau Rp50 menjadi Rp15.520 per kg. Beras medium juga naik 0,15 persen atau Rp20 menjadi Rp13.560 per kg.

Namun, beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog justru mengalami penurunan sebesar 16 persen atau Rp20 menjadi Rp12.540 per kg.

Harga bawang merah naik 1,10 persen atau Rp320 menjadi Rp29.400 per kg, sementara bawang putih bonggol meningkat 0,70 persen atau Rp280 menjadi Rp40.110 per kg.

Di sisi lain, cabai merah keriting mencatat penurunan tipis sebesar 0,20 persen atau Rp60 menjadi Rp30.230 per kg.

Kenaikan juga terjadi pada harga daging sapi murni, yang naik 0,53 persen atau Rp710 menjadi Rp135.570 per kg.

Harga telur ayam ras naik 0,39 persen atau Rp110 menjadi Rp28.600 per kg, sementara daging ayam ras justru turun 0,98 persen atau Rp350 menjadi Rp35.410 per kg.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah kedelai biji kering (impor), yang naik 0,84 persen atau Rp90 menjadi Rp10.800 per kg.

Sementara itu, minyak goreng kemasan sederhana naik 0,16 persen atau Rp30 menjadi Rp18.220 per kg, namun minyak goreng curah turun 0,54 persen atau Rp90 menjadi Rp16.450 per kg.

Beberapa komoditas lain yang turut mengalami penurunan adalah tepung terigu curah yang turun 1,68 persen atau Rp170 menjadi Rp9.970 per kg, dan ikan bandeng yang turun 3,34 persen atau Rp1.110 menjadi Rp32.160 per kg.

Sebaliknya, harga jagung dan ikan kembung naik, masing-masing sebesar 1,84 persen dan 2,51 persen.

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan ini menunjukkan dinamika yang signifikan, baik penurunan maupun kenaikan, yang perlu diantisipasi oleh para pelaku pasar dan konsumen.(Red/antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *