DKPP Kabupaten Blitar Meriahkan Blitar Expo ke-702, Unjuk Teknologi Pertanian Modern dan Produk Unggulan

2 menit baca

Blitar, Satujuang.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar turut memeriahkan gelaran Blitar Expo dalam rangka Peringatan Hari Jadi Blitar ke-702 yang dipusatkan di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (6/8/26).

Mengusung tema Manggih Daharha Blitar Kuncara (Rakyat Sejahtera Blitar Berjaya), ajang pameran tahunan ini dimanfaatkan DKPP Kabupaten Blitar untuk mengenalkan beragam produk unggulan serta inovasi teknologi pertanian terkini kepada masyarakat luas.

Kepala DKPP Kabupaten Blitar, Ir Setiyana MM, menyampaikan bahwa stan DKPP menampilkan berbagai komoditas lokal potensial, mulai dari produk olahan kopi, benih tanaman berkualitas, hingga pameran Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan bantuan APBN untuk kelompok tani.

Selain menampilkan produk fisik, DKPP juga menyosialisasikan program terbaru dari Kementerian Pertanian berbasis digital yang ditampilkan melalui layar edukasi, yakni Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS).

“Program ini nanti akan kita sosialisasikan secara masif kepada masyarakat beserta produk-produk unggulan lainnya. Kami juga menampilkan Alsintan bantuan APBN untuk kelompok tani sebagai bukti nyata dukungan sarana prasarana produksi,” ujar Setiyana.

Setiyana menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk mendorong dan mewujudkan pencapaian swasembada pangan nasional.

Dukungan tersebut tidak hanya berfokus pada komoditas padi, tetapi juga mencakup berbagai komoditas pangan pendukung lainnya.

Untuk mendukung keberhasilan para petani di lapangan, pemerintah terus mengucurkan bantuan berupa sarana dan prasarana yang krusial, seperti penyediaan benih unggul, perbaikan jaringan irigasi, optimalisasi sistem perpompaan, hingga penyaluran alsintan modern.

Di akhir keterangannya, Setiyana memberikan imbauan khusus kepada para petani dan masyarakat Kabupaten Blitar terkait potensi tantangan iklim pada tahun 2026, di mana musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang akibat fenomena El Nino Godzilla.

Ia menegaskan bahwa jajaran Pemkab Blitar dan DKPP akan terus hadir mendampingi para kelompok tani di lapangan agar aktivitas bercocok tanam tetap berjalan optimal tanpa terkendala ancaman kekeringan.

“Khusus untuk tahun 2026 ini musim kemaraunya panjang akibat fenomena El Nino Godzilla, namun demikian masyarakat harus tetap semangat. Pemerintah terus hadir mendampingi para kelompok tani agar dalam berusaha tani tidak mengalami kekeringan meskipun saat ini memasuki musim kering,” pungkasnya. (Herlina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *