Satujuang, Bengkulu- Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan penggalangan dana bantuan sebesar tiga miliar rupiah untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Target tersebut ditetapkan dalam rapat yang digelar di Kantor Gubernur Bengkulu pada Selasa (2/12/25), dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten dan kota.
Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.
Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Mian menyampaikan bahwa target penggalangan dana bantuan untuk tiga provinsi terdampak bencana ditetapkan sebesar tiga miliar rupiah.
“Paling tidak estimasi kita untuk membantu tiga provinsi itu adalah tiga miliar. Hari ini kita rapatkan gotong royong bersama sembilan kabupaten dan satu kota, ditambah Baznas dan Forum CSR. Ini angka minimal, tidak muluk-muluk, ketika Pak Gubernur ingin memberikan bantuan dan mendapat dukungan Menteri Dalam Negeri. Insyaallah angka tiga miliar itu bisa kita capai,” ujar Mian.
Penggalangan dana bantuan ini diinisiasi oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang turut mengajak seluruh kabupaten dan kota untuk berpartisipasi membantu masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dilanda bencana.
Mian menambahkan bahwa dana bantuan yang terkumpul ditargetkan dapat mulai didistribusikan pada 10 Desember mendatang, sesuai arahan Gubernur.
“Tadi disampaikan bahwa targetnya pada 10 Desember bantuan sudah kita berikan. Namun, saya sampaikan bahwa kita tetap berkoordinasi dengan Pak Gubernur apakah pada tanggal sembilan kita mulai berangkat dari Bengkulu sehingga keesokan harinya bantuan tiba, atau kita berangkat tanggal 10. Rencananya melalui jalur darat,” tutup Mian. (Rls)











