Semarang – Menyemarakkan HUT Bhayangkara ke-76 tahun 2022, jajaran Polsek Candisari Polrestabes Semarang menggelar lomba Adzan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Rencananya lomba akan diselenggarakan pada hari Senin, 20 Juni 2022 di Masjid Miftakhul Iman, Jl. Kawi I Kagok, Kelurahan Wonotingal, Candisari, Semarang.
Kapolsek Candisari, IPTU Handarii Kristanto, SH MH saat ditemui awak media di kantornya mengatakan, lomba adzan ini dalam rangka menyemarakkan HUT Bhayangkara ke-76.
Handarii juga memberikan semangat serta apresiasi kepada anak – anak muda (remaja) untuk mengikuti lomba Adzan tersebut.
“Tujuannya agar dapat tumbuh sikap religinya dan semakin tekun dalam meningkatkan agamanya. Karena agama merupakan pilar utama dalam mencetak generasi yang berahlak mulia,” ungkap Kapolsek Candisari itu, Sabtu (18/6/22).
Selain itu, menurut Handarii, hal ini menjadi tugas dan tanggungjawab bersama bukan hanya orang tua saja, namun segenap lapisan masyarakat.
Menurutnya, semua mempunyai tugas yang sama dalam upaya mendidik anak – anak sedini mungkin untuk lebih memahami sisi agamanya, agar dapat menjadi benteng dalam bersikap dan bertingkahlaku lebih baik dan mulia.
Diharapkan juga, dengan lomba Adzan mulai tingkat SD dan SMP ini, dapat mencetak Bilal – bilal atau Muadzin yang bersuara merdu dan indah dalam mengumandangkan panggilan sholat bagi umat muslim di wilayah yang dekat dengan masjid atau mushala.
“Harapan kedepan, anak – anak dan remaja ini muncul bakat – bakat terpendamnya untuk menjadi seorang Muadzin yang siap memberikan andil di masjid dan mushala yang dekat dengan tempat tinggalnya,” imbuh Kapolsek.
Handarii merasa prihatin dengan masjid dan mushala yang dalam mengumandangkan panggilan sholat masih banyak dari kalangan orang tua (sepuh) yang suaranya sudah sangat berat (serak), pendek dan terdengar tak merdu lagi.
Untuk itulah Ia berharap, dengan adanya lomba Adzan tingkat SD dan SMP ini dapat memberikan semangat kepada warga lingkungan masjid untuk peduli menumbuhkan sikap anak – anak untuk mencintai masjid dan rajin melaksanakan sholat berjamaah di masjid.
Lebih jauh Handarii mengharapkan kerjasama yang baik kepada warga sekitar masjid di wilayah Kecamatan Candisari untuk mengirimkan kader – kader calon Muadzin.
Sehingga, lanjutnya, kedepannya siap menggantikan para orang tua yang suara Adzannya sudah semakin terdengar parau dan tak terdengar merdu lagi suara adzannya.
“Harapannya, generasi muda atau remaja ini nantinya dapat menggantikan orang tua menjadi Bilal di masjid atau mushala yang dekat dengan rumahnya dengan suara Adzan yang indah dan merdu, selain itu juga semoga dapat mencetak generasi muda yang peduli dengan masjid,” harap Handarii.
Untuk lomba Adzan yang akan diselenggarakan bekerjasama dengan salah satu Masjid di wilayah Kecamatan Candisari ini, pihaknya menggandeng ustadz Muhammad Illiyin, ustadz Nurrohman Akhafidz serta ustadz Samsudin untuk menjadi juri lomba, serta disediakan hadiah pembinaan bagi pemenang lomba sesuai kriteria lomba. (had)











