Kota Blitar, Satujuang.com – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, kembali melakukan ziarah ke makam ayahnya, Ir Soekarno, di Kota Blitar, Minggu (14/6/26).
Kunjungan khidmat tersebut bertepatan dengan momentum peringatan Bulan Bung Karno yang digelar setiap bulan Juni.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, menyatakan bahwa ziarah ini merupakan wujud bakti seorang anak kepada orang tuanya.
Selain itu, momen di pusara Proklamator RI tersebut juga menjadi ruang dialog batiniah yang penuh makna bagi Megawati.
”Setiap berziarah, itu adalah bagian dari dialog batiniah Ibu Ketua Umum dengan almarhum Bung Karno. Itu bentuk bakti seorang anak kepada bapaknya,” kata Said Abdullah kepada awak media.
Dalam draf doa yang dipanjatkan, Megawati secara konsisten menitipkan harapan besar untuk masa depan Indonesia.
Said mendengar langsung bahwa Megawati memohon agar bangsa ini senantiasa maju, sejahtera, dan mampu berdikari di atas kaki sendiri.
”Salah satu yang saya dengar langsung, Ibu berdoa agar bangsa ini senantiasa maju, sejahtera, dan mampu berdikari di kaki sendiri, selaras dengan mimpi besar yang selalu dicita-citakan oleh Bung Karno,” tandasnya.
Selain agenda ziarah, kedatangan Megawati ke Kota Blitar ini sekaligus untuk meresmikan proyek renovasi menyeluruh Istana Gebang.
Kompleks yang menjadi rumah masa kecil Bung Karno tersebut kini telah selesai dipugar secara total.
Said Abdullah membeberkan bahwa seluruh proses pemugaran bangunan bersejarah itu menghabiskan total anggaran hingga Rp4,1 miliar.
Dana fantastis tersebut diklaim murni berasal dari hasil gotong royong draf pengurus DPD PDIP Jatim.
”Renovasi ini mencakup keseluruhan area, termasuk pemasangan patung baru Bung Karno setinggi 5 meter hasil karya pematung legendaris Dr. Dunadi dari Bantul, Yogyakarta. Total anggarannya mencapai Rp4,1 miliar, murni hasil gotong royong pengurus DPD partai,” ungkap Said.
Pasca-renovasi, DPD PDIP Jatim berencana mengembangkan Istana Gebang menjadi destinasi sejarah yang modern dan interaktif.
Atas persetujuan Wali Kota Blitar, kawasan ini akan disuntik teknologi digital serta fasilitas internet gratis demi menarik minat Generasi Z.
”Kami ingin agar anak-anak muda, khususnya Gen Z, merasa nyaman dan tertarik belajar sejarah. Nanti fasilitasnya digital; tinggal pencet, mereka bisa langsung mengakses napak tilas, sejarah perjuangan, pemikiran, hingga kisah hidup Bung Karno. Tentu fasilitas Wi-Fi juga kami sediakan gratis demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Herlina)











