Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, KPH Blitar Gencarkan Mitigasi dan Pantau Satelit SiPongi

Blitar, Satujuang.com – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blitar Perum Perhutani bergerak cepat melakukan mitigasi preventif guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau.

Langkah ini diambil demi meminimalisir dampak kekeringan serta kerusakan ekosistem kawasan hutan di wilayah tersebut.

Upaya strategis tersebut ditegaskan oleh Administratur/Kepala KPH Blitar, Beny Mukti, saat dikonfirmasi oleh reporter Satujuang di ruang kerjanya, Selasa (26/5/26).

“KPH Blitar melakukan upaya untuk melakukan sosialisasi kepada warga sekitar hutan, patroli keliling, pemetaan wilayah rawan kebakaran, dan himbauan dalam bentuk pemasangan banner,” jelas Beny Mukti.

Beny menerangkan, tindakan pencegahan dilakukan secara masif sebelum munculnya titik api guna meminimalisir risiko kerugian ekologis maupun material di area hutan negara.

“Upaya preventif dan represif juga kami lakukan secara berimbang di lapangan,” tegas Beny Mukti.

Dalam strukturnya, KPH Blitar diperkuat oleh jajaran yang tersebar di 8 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) di level kecamatan serta 38 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) di tingkat desa.

Koordinasi berkala terus dipacu untuk memastikan seluruh personel di garda terdepan siap siaga.

Selain mengandalkan patroli fisik, KPH Blitar juga memanfaatkan teknologi digital modern melalui aplikasi SiPongi (Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan).

Teknologi berbasis satelit penginderaan jauh ini mampu mendeteksi indikator suhu panas (hotspot) secara real-time yang digambarkan melalui klaster warna hijau, kuning, hingga merah sebagai tanda bahaya.

“Kami terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai wujud upaya KPH Blitar menjaga kawasan hutan selama musim kemarau berlangsung dan upaya pencegahan bencana,” pungkas Beny. (Herlina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *