Bengkulu Selatan, Satujuang.com – Jajaran Polsek Kota Manna, Polres Bengkulu Selatan, mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan 3C.
Gangguan kamtibmas yang dimaksud meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolsek Kota Manna, Iptu Revi Hari Sona, menyampaikan imbauan ini menyusul adanya potensi peningkatan tindak pidana curanmor di wilayah hukumnya.
Pihak kepolisian kini tengah fokus memantau titik-titik rawan di Kecamatan Kota Manna dan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kapolsek menegaskan bahwa patroli rutin terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan yang sering dimanfaatkan pelaku kriminal untuk beraksi.
Masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan petugas, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Pastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, gunakan kunci ganda, dan jangan meninggalkan barang berharga di kendaraan,” ujar Iptu Revi Hari Sona, Rabu (13/5/26).
Ia mengingatkan bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat menjadi celah bagi para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
Masyarakat juga diharapkan kembali mengaktifkan budaya ronda malam sebagai langkah preventif berbasis komunitas di tingkat lingkungan terkecil.
Iptu Revi juga meminta warga tidak ragu melaporkan orang atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kerja sama antara Kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambah Kapolsek.
Pemilik kendaraan sangat disarankan untuk menghindari memarkirkan motor di lokasi yang minim penerangan karena sangat berisiko.
Penggunaan alat pengaman tambahan seperti alarm atau kunci cakram dinilai efektif untuk meminimalisir niat jahat pelaku curanmor.
Polsek Kota Manna berkomitmen terus melakukan patroli dialogis dan menyambangi warga secara langsung demi menciptakan rasa aman.
Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan mencegah tindak pidana sedini mungkin melalui sinergi yang kuat.
Kapolsek menegaskan bahwa keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tugas aparat kepolisian semata.
Dengan kesadaran kolektif yang tinggi, diharapkan wilayah Bengkulu Selatan tetap menjadi daerah yang nyaman dan kondusif bagi seluruh warga. (Red)











