Batam Berbenah: Proyek Penataan Kota Ciptakan Wajah Kota Batam Lebih Estetis

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Batam- Pemerintah Kota Batam terus berupaya mempercantik wajah Kota Batam melalui serangkaian proyek penataan taman dan pembangunan infrastruktur.

Walikota Batam Amsakar Achmad meninjau langsung progres pembangunan di sejumlah titik, Kamis (26/3/26).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kota yang lebih rapi, nyaman, dan estetis.

Di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA), Amsakar tetap turun ke lapangan guna melihat kondisi riil pekerjaan yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

“Saya ingin memastikan bahwa pekerjaan yang kita lakukan benar-benar menunjukkan perkembangan yang nyata di lapangan,” ujar Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah kawasan taman di sekitar Bandara Hang Nadim, di mana Amsakar menyoroti kondisi tanaman yang tampak gersang akibat cuaca panas.

Ia meminta dinas terkait segera melakukan langkah penanganan agar fungsi taman sebagai elemen estetika kota tetap terjaga.

Peninjauan dilanjutkan ke kawasan Batam Centre, tepatnya pada proyek pembangunan box culvert yang dinilai penting untuk meningkatkan sistem drainase.

Infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi potensi genangan, sehingga mendukung kenyamanan lingkungan perkotaan.

Selanjutnya, Amsakar meninjau Simpang Pollux, tempat direncanakan pembangunan empat taman baru sebagai bagian dari penataan ruang kota.

Dari jumlah tersebut, dua taman telah selesai dibangun, dan Amsakar mengapresiasi capaian tersebut sambil mendorong percepatan penyelesaian taman lainnya.

Di Simpang Kepri Mall, ia juga melihat langsung pembangunan kolam retensi yang masih berlangsung.

Kolam ini diharapkan menjadi solusi pengendalian banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi, sekaligus mendukung tata kota yang lebih tertib dan berkelanjutan.

“Ini bagian dari upaya kami memenuhi komitmen kepada masyarakat,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, proyek ini juga menjawab harapan terhadap pembangunan kota yang lebih baik dan tertata.

Peninjauan turut mencakup kawasan Simpang Flyover Laluan Madani, di mana direncanakan pelebaran tiga ruas jalan di sisi kanan dan kiri.

Pelebaran jalan ini bertujuan mengurai kepadatan arus lalu lintas, khususnya pada jalur Sekupang menuju Batam Centre.

Rangkaian kegiatan ditutup di DAM Sei Ladi, tempat Amsakar meninjau instalasi pengolahan air berkapasitas 50 liter per detik.

Instalasi ini dibangun untuk memperkuat pasokan air bersih di wilayah Batu Ampar, Nagoya, Tanjung Uma, hingga Bengkong.

Amsakar juga mengapresiasi kinerja tim di lapangan yang terus bekerja mendorong percepatan pembangunan.

“Alhamdulillah, seluruh tim bekerja dengan baik,” ujarnya.

Ia optimistis Batam akan terus berbenah menjadi kota yang lebih tertata, indah, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. (NIP)

Komentar