Satujuang, Kaur- Anggota DPRD Kaur segera melaksanakan Reses Pertama 2026, fokus pada empat poin penting untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.
Agenda krusial ini diprediksi akan bergulir pada akhir Maret mendatang, tepat setelah hari raya Idul Fitri.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kaur, Three Marnope, mengonfirmasi bahwa persiapan administratif terus dimatangkan.
“Reses sementara ini belum final, namun dimungkinkan pada akhir Maret sesudah Lebaran nanti,” terang Three, Jumat (6/3/26).
Reses merupakan jembatan konstitusional terpenting bagi wakil rakyat dan instrumen pertanggungjawaban moral politis.
Melalui kegiatan ini, para legislator akan menjaring, menampung, serta menindaklanjuti keluhan dan aspirasi warga secara langsung.
Setidaknya ada empat poin utama menjadi fokus dalam pelaksanaan Reses Pertama DPRD Kabupaten Kaur kali ini:
- Penyerapan Aspirasi: Mendengar langsung suara warga terkait kebutuhan mendesak di sektor infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga kualitas pendidikan.
- Fungsi Pengawasan: Memastikan program pemerintah daerah yang sedang berjalan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di lapangan.
- Wujud Pertanggungjawaban: Menjadi ruang interaksi fisik dan dialektika antara wakil rakyat dengan konstituennya.
- Penyusunan Pokok Pikiran (Pokir): Seluruh hasil pertemuan akan dirangkum menjadi Pokir DPRD sebagai kompas kebijakan pembangunan.
Dalam pelaksanaannya, anggota DPRD akan terjun ke desa-desa, baik secara perseorangan maupun kelompok.
Hasil reses diharapkan menjadi landasan kuat perencanaan pembangunan daerah berbasis kebutuhan riil rakyat.
“Hasil reses ini nantinya akan kami bawa ke meja sidang untuk diperjuangkan dalam perencanaan anggaran dan kebijakan daerah ke depan,” pungkas Three. (Bim/Adv)











