HUT RI ke-80, Gubernur Helmi Hasan Serahkan 130 Ambulans untuk Desa dan Kelurahan

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Di usia kemerdekaan ke-80, Provinsi Bengkulu mendapat kado istimewa. Gubernur Helmi Hasan menepati janji kampanyenya dengan menyerahkan 130 unit ambulans bagi desa dan kelurahan.

Penyerahan ambulans dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu (16/8/25) kemarin. Sejumlah kepala desa dan perwakilan masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut.

Helmi menjelaskan, program ini ditujukan agar seluruh desa dan kelurahan memiliki ambulans gratis yang bisa digunakan masyarakat.

“Saya dan Wakil Gubernur Mian dulu sudah berkeliling desa. Banyak masyarakat yang tidak pernah melihat, apalagi merasakan uang APBD. Maka hari ini, cita-cita itu mulai terwujud,” katanya.

Ambulans desa tersebut akan dikelola langsung oleh pemerintah desa. Menurut Helmi, hal ini agar pemanfaatannya lebih merata.

“Ambulans ini dibeli dengan uang rakyat, semoga seluruh rakyat bisa merasakannya. Layanannya gratis,” tegasnya.

Tahun ini jumlah ambulans yang disalurkan baru 130 unit. Namun Helmi memastikan jumlahnya akan terus bertambah.

“Tahun depan rencananya kita bagikan lagi 500 unit, dan akan dilanjutkan bertahap sampai semua desa memiliki ambulans gratis. Karena tahun ini anggaran terbesar kita fokuskan pada pembangunan jalan,” jelasnya.

Selain program ambulans desa, Helmi juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan di Bengkulu.

Pemerintah provinsi mencanangkan BPJS gratis bagi masyarakat serta peningkatan kelas RSUD M. Yunus sebagai rumah sakit rujukan utama.

Helmi menilai, akses kesehatan adalah hak seluruh warga negara. Dengan adanya ambulans desa dan program kesehatan lainnya, ia berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan darurat.

Penyerahan 130 ambulans ini sekaligus menjadi kado HUT RI ke-80 dari Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk seluruh rakyat di Bumi Rafflesia. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *